TOBOALI, LASPELA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bangka Selatan mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 melalui pelaksanaan tes fisik terhadap ratusan atlet.
Sebanyak 130 atlet dari berbagai cabang olahraga mengikuti uji fisik yang digelar di Stadion Junjung Besaoh, Toboali, Sabtu (25/4/2026).
Sementara, sejumlah cabang olahraga yang tercatat belum mengikuti tes fisik kali ini, antara lain binaraga, bola voli, tenis meja, dan bridge.
Kegiatan tes fisik ini tetap berlangsung meski di tengah cuaca gerimis. Hal ini mencerminkan komitmen atlet dan pelatih dalam menjalani proses pembinaan.
Koordinator Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Bangka Selatan, Eko Saputra, mengatakan tes fisik tersebut mencakup sejumlah parameter dasar untuk mengukur kondisi kebugaran atlet.
“Rangkaian tes meliputi sprint 60 meter, push up, sit up, wall squat, serta lari selama 12 menit. Ini menjadi instrumen awal untuk menilai kesiapan fisik atlet,” ujarnya.
Ia menambahkan, hasil pengukuran tersebut akan digunakan sebagai dasar evaluasi dalam penyusunan program latihan yang lebih terarah dan berkelanjutan.
“Hasil tes ini akan menjadi bahan evaluasi penting bagi pelatih dan pengurus dalam menyusun program latihan lanjutan yang lebih terarah,” ujar Eko.
Ketua KONI Bangka Selatan, Andri Fahrial, menegaskan bahwa uji fisik ini merupakan bagian dari upaya pembenahan menyeluruh guna meningkatkan daya saing atlet daerah.
“Ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi bagian dari evaluasi menyeluruh dalam menghadapi Porprov. Kami menargetkan adanya perbaikan capaian prestasi,” kata Andri.
Ia menyebutkan, Bangka Selatan akan berpartisipasi pada 21 cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Porprov 2026.
Menurutnya, keseriusan atlet dan pelatih dalam mengikuti setiap tahapan pembinaan menjadi indikator positif bagi peningkatan performa ke depan.
“Kami mengapresiasi keseriusan atlet dan pelatih. Ini menunjukkan komitmen bersama untuk membawa Bangka Selatan tampil lebih baik,” katanya.
Selain aspek teknis, KONI Bangka Selatan juga mulai memperhatikan sisi kesejahteraan atlet. Honor bagi atlet yang telah terverifikasi dijadwalkan mulai disalurkan dalam waktu dekat.
“Untuk honor atlet yang sudah terverifikasi, insyaallah mulai dibayarkan bulan depan,” ungkap Andri.
Melalui rangkaian persiapan yang terus dimatangkan, KONI Bangka Selatan berharap mampu meningkatkan posisi dan daya saing pada ajang Porprov 2026.
“Target kami Bangka Selatan harus bangkit dan keluar dari juru kunci. Ini jadi motivasi bersama,” pungkas Andri. (Pra)








