KOBA, LASPELA – Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman menyampaikan nasihat kepada 97 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang baru memulai orientasi tahun 2026.
Pesan tersebut adalah meminta PPPK jangan sampai menodai pelayanan publik dengan sikap buruk, sekecil apa pun pada saat melakukan tugas.
Orientasi PPPK Tahun 2026 di Kabupaten Bangka Tengah resmi dimulai dengan diikuti sebanyak 97 peserta. Kegiatan ini bertujuan membekali ASN baru dengan pemahaman tugas dan fungsi, sekaligus menanamkan core values ASN “BerAKHLAK”.
Dalam arahannya, Algafry menegaskan bahwa kunci keberhasilan organisasi pemerintah bukan terletak pada individu, melainkan kekuatan kerja sama tim.
“Kesuksesan organisasi tidak ditentukan oleh seberapa hebat individu di dalamnya, tetapi seberapa baik kita dapat bekerja sama. Perkuat kolaborasi dan sinergi di instansi masing-masing,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).
Ia juga mengingatkan, sebagai pelayan publik, PPPK memikul tanggung jawab besar dalam menjaga integritas dan profesionalisme.
“Bekerja dengan pemerintah berarti bekerja dengan aturan. Hindari sikap tidak terpuji. Kesalahan kecil dalam berperilaku akan terus diingat oleh masyarakat,” tegasnya.
Secara khusus, Algafry menyoroti sikap pelayanan, terutama bagi tenaga kesehatan dan guru. Ia menekankan pentingnya keramahan dalam memberikan layanan.
“Kalau di rumah sakit atau puskesmas, jangan mukanya masam. Sapa pasien dengan ramah. Hal sederhana seperti itu sangat berarti bagi mereka,” katanya.
Selain itu, ia meminta seluruh ASN terus meningkatkan kompetensi, baik melalui pelatihan mandiri secara daring maupun penguatan nilai moral dan spiritual.
Dalam kesempatan tersebut, Algafry juga menegaskan pentingnya menginternalisasi tujuh nilai dasar ASN BerAKHLAK, yakni Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Sementara itu, berdasarkan data terbaru, total ASN di Kabupaten Bangka Tengah mencapai 4.940 orang, terdiri dari 2.697 PNS (55%), 953 PPPK penuh waktu (19%), dan 1.290 PPPK paruh waktu (26%).(Pri)






