Petani Bangka Barat Hanya Mampu Produksi 19,7 Ton TBS per Semester

Perkebunan kelapa sawit milik pertani di Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat. (Foto: Laspela/ Oka)

MENTOK, LASPELA  — Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bangka Barat (Babar), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mencatat hingga akhir tahun 2025 terdapat puluhan ribu hektare perkebunan sawit masyarakat di Bumi Sejiran Setason.

Kabid Perkebunan DKPP Bangka Barat, Benhard Batubara mengatakan, puluhan ribu hektare perkebunan sawit itu tersebar di enam kecamatan yang ada di Kabupaten Bangka Barat.

“Yang di luar kawasan 45,638 hektar luasan lahan sawit, jumlah pekebun sawit tercatat 20.648 kartu keluarga punya masyarakat,” ucapnya, Senin (27/4/2026).

Baca Juga  LKPJ Gubernur TA 2025, Ini Catatan DPRD Babel

Dari puluhan ribu hektare perkebunan sawit masyarakat itu, jumlah produksi masih rendah yang diduga disebabkan bibit yang kurang terjamin kualitasnya.

“Kalau untuk petani, produksi rata-rata 19.780,92 kilogram per semester,” ujarnya.

Sementara itu, untuk perusahaan yang memiliki perkebunan sawit di Babar sebanyak enam perusahaan dengan luasan mencapai 41 ribu hektare.

Baca Juga  Hidayat Arsani Lantik Pengurus DPD II Golkar se-Babel

“Ada 6 perusahaan Bangka Barat, yaitu GSBL, BPL, LWI dan Sawindo Kencana, SNS dan Thep,” ucapnya.

Kedepan pihak DKPP Babar akan berupaya memberikan sosialisasi dan pendampingan kepada petani kelapa sawit, dengan harapan mampu meningkatkan hasil produksi. (oka)

 

[Heateor-SC]