SUNGAILIAT, LASPELA –– Bupati Bangka H Fery Insani menceritakan pengalamannya selama menunaikan ibadah haji ke tanah suci Makkah.
Dia mengatakan, jika sudah niat untuk menjalankan ibadah haji dan punya kemampuan finansial agar segera mendaftar ke kementerian agama.
Fery mencontohkan seperti orang-orang Bugis mereka tidak berpikir untuk membuat rumah mewah atau membeli mobil mewah tetapi mengutamakan untuk menjalankan ibadah haji.
“Ketika mereka berusaha, bekerja obsesi naik haji. Itulah baiknya orang-orang Bugis kita harus apresiasi buat mereka,” ungkap Fery.
Ia menceritakan pengalaman berangkat haji bersama istrinya pada tahun 2008 dengan menabung uang.
Uang itu sebenarnya buat membeli mobil bekas karena dia pergi dan pulang kantor saat itu di Pangkalpinang dengan menggunakan sepeda motor.
Namun istrinya, Dini Herlina mengatakan uang itu lebih baik untuk berangkat haji.
“Ada cerita menarik saya naik haji ini. Saya bekerja di Pangkalpinang sebagai kepala bidang di Bappeda, naik motor hujan panas. Tahun 2008 saya ingat waktu itu pilihannya saya beli mobil second buat bekerja atau berhaji. Waktu saya tanya istri saya, dia bilang kita naik haji saja,” cerita Fery.
Selanjutnya dia bersama istrinya mendaftar diri buat naik haji pada bulan Maret 2007.
Alhamdulillah dengan takdir Allah hanya menunggu setahun pasangan suami istri itu bisa menunaikan rukun Islam ke lima berangkat ke tanah suci Makkah.
Qodarullah setelah menunaikan ibadah haji, tidak lama kemudian pada November 2008 dia dilantik sebagai Kepala Bappeda Kota Pangkalpinang.
“Pas, jadi tadinya mau beli mobil yang butut saja Allah gantikan dengan mobil dinas. Itulah hidayah orang berhaji,” ungkap Fery.
Dia juga menceritakan selama di tanah suci rasa sayang kepada istrinya begitu besar.
Selama menunaikan ibadah haji dia selalu menggandeng istrinya, bukan saja takut hilang atau nyasar, tetapi juga rasa cinta yang besar kepada sang istri.
“Saya punya pengalaman yang menarik, ini pengalaman pribadi saya ketika di tanah suci rasanya kita ini sayang betul dengan istri. Mungkin dari mulai mengenal sampai menikah tidak pernah merasakan sedekat itu dengan istri, dak tahu ape takut bini kite hilang atau bini yang takut laki e hilang tapi yang saya rasakan sayang sekali sama istri,” curhat Fery saat melepas para calon jemaah haji di Masjid Agung pada Kamis (23/4/2026) lalu.
Itulah pengalaman menarik yang dia rasakan selama menunaikan ibadah haji hingga semuanya dimudahkan dan dilancarkan oleh Allah.
Plt Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Giapul Prabungga mengatakan Bupati Bangka H Fery Insani beruntung karena tidak menunggu lama untuk bisa berangkat haji.
Hanya menunggu satu tahun bisa berangkat haji, sedangkan para calhaj lain harus menunggu 13 tahun bahkan sekarang daftar tunggu sampai 30 tahun untuk menunaikan ibadah haji.
“Pak Bupati kita ni daftar hajinya 2 Maret 2007 berangkat haji 12 November 2008. Setahun tidak lama, kita harus 13 tahun, daftar sekarang nunggu 30 tahun,” kata Giapul.
Dia menyebutkan Bupati Bangka H Fery Insani bersama istri berangkat haji berada di kloter 9 regu 1.
Kedua pasutri itu pada hari Jumat (11/11/2008) jam 10.00 WIB masuk asrama haji di Palembang dan pada tanggal 12 November 2008 dari Bandara Mahmud Badaruddin II langsung ke Bandara King Abdul Aziz Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji. (chy)








