PANGKALPINANG, LASPELA – Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, menegaskan bahwa pembinaan atlet muda menjadi fokus utama Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam menghadapi Porprov 2026.
Ia menilai regenerasi harus dipersiapkan sejak dini agar daerah tidak kekurangan stok atlet potensial saat memasuki agenda kompetisi tingkat provinsi.
Menurut Dessy, turnamen kelompok usia seperti U-15 dan U-20 menjadi instrumen penting untuk menjaring sekaligus mengasah kemampuan atlet.
Kompetisi yang rutin dinilai mampu membentuk mental tanding, konsistensi latihan, dan kesiapan menghadapi tekanan pertandingan.
“Kita tidak bisa instan. Kalau ingin berprestasi di Porprov, maka pembinaan harus dimulai dari sekarang, dari usia dini,” ujarnya, Minggu (15/2/2026).
Ia juga menyoroti pentingnya menghadirkan figur teladan bagi atlet muda.
Keberadaan atlet nasional asal Pangkalpinang, seperti Abraham, dinilai mampu membangun motivasi dan kepercayaan diri generasi muda bahwa mereka juga bisa menembus level nasional.
Dessy menegaskan, sebagai tuan rumah Porprov 2026, Pangkalpinang memikul dua tanggung jawab sekaligus yaitu sukses sebagai penyelenggara dan sukses dalam prestasi.
Karena itu, sinergi antara pemerintah kota, Dispora, KONI, dan pengurus cabang olahraga harus diperkuat agar pembinaan berjalan terarah.
“Kita ingin bukan hanya sukses penyelenggaraan, tetapi juga menunjukkan prestasi yang membanggakan,” tegasnya.
Dengan strategi pembinaan berjenjang dan dukungan pemerintah daerah, Pangkalpinang ditargetkan mampu melahirkan atlet-atlet kompetitif yang siap bersaing dan mengharumkan nama daerah di Porprov 2026.
Mendukung arahannya, Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Pangkalpinang, Yansah, menyampaikan bahwa Pemkot telah menyiapkan dukungan anggaran untuk seluruh cabang olahraga, tidak hanya basket, yang akan bertanding di Porprov 2026.
Ia menekankan koordinasi dengan KONI dan pengurus cabang olahraga agar persiapan atlet dan turnamen berjalan optimal.
“Kami men-support anggaran dan koordinasi teknis melalui KONI. Semua pengurus cabang bertanggung jawab membina atlet agar siap menghadapi kompetisi provinsi,” ujar Yansah.
Dessy menegaskan, sebagai tuan rumah Porprov 2026, Pangkalpinang memikul tanggung jawab ganda: sukses penyelenggaraan sekaligus prestasi.
Dengan strategi pembinaan berjenjang, dukungan pemerintah daerah, dan koordinasi Dispora, Pangkalpinang ditargetkan mampu melahirkan atlet-atlet kompetitif yang siap mengharumkan nama daerah. (dnd)









