Tahun Ini Basel Dapat Kucuran DAK Rp 204, 8 miliar untuk 21 Kegiatan


Oleh: Nopranda Putra


TOBOALI, LASPELA – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dapat kucuran dana segar dari pemerintah pusat di tahun 2022 melalui Dana Alokasi Khusus sebesar Rp 204, 8 miliar bersumber dari APBN tahun anggaran 2022.

Pelaksana tugas (Plt) Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Bangka Selatan, Agus Pratomo mengungkapkan untuk Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik tahun 2022, Pemkab Bangka Selatan mendapat Rp 115.691.505.000, sedangkan DAK non fisik dikucurkan Rp 89.170.526.000.

“Untuk kegiatan DAK non fisik ada 11 item, bantuan ops sekolah Rp 35,4 miliar, bantuan ops penyelenggaraan PAUD Rp 2,6 miliar, bantuan ops penyelenggaraan kesetaraan Rp 946 juta, tunjangan profesi guru Rp 36 miliar, tambahan penghasilan guru Rp 1,3 miliar, bantuan ops kesehatan Rp 8,8 miliar, bantuan ops KB Rp 2,2 miliar, pelayanan kepariwisataan Rp 625 juta, dana pelayanan PPA Rp 451 juta, dana fasilitasi penanaman modal Rp 393 juta dan ketahanan pangan dan pertanian Rp 195 juta,” kata Agus, Selasa, 4 Januari 2022.

Sedangkan DAK fisik 2022, terang Agus ada 10 kegiatan dibagi DAK penugasan empat kegiatan dan DAK reguler enam kegiatan yakni DAK reguler pendidikan Rp 11,7 miliar, kesehatan Rp 46, 4 miliar, jalan Rp 23, 1 miliar, air minum Rp 8,2 miliar, sanitasi Rp 4,3 miliar dan perumahan pemukiman Rp 1,3 miliar.

“DAK fisik penugasan ada jalan Rp 7,5 miliar, pertanian Rp 8,3 miliar, irigasi Rp 698 juta dan kelautan perikanan Rp 3,8 miliar,” jelas dia.

Ia menuturkan, kendati secara gelondongan DAK 2022 ada kenaikan, DAK fisik ada penurunan angka dibanding DAK tahun 2021 yakni sebesar Rp 8,3 miliar.

“Kita naik (DAK) di 2022 di non fisik, bertambah Rp 33,7 miliar jika dibanding tahun sebelumnya, tapi secara global DAK kita naik jadi Rp 204, 8 miliar, penurunan hanya di DAK fisik Rp 8,3 miliar,” ujar dia. (Pra)