Hanya Enam Hari Persiapkan Keberangkatan Haji, Supiah Terharu Semua Dimudahkan Allah

Calhaj asal Kabupaten Bangka Supiah bersama temannya yang melepaskan keberangkatannya ke menjalan ibada haji, Jumat (1/5/2026) di Masjid Al Ittihad, Sungailiat. (Laspela/Nurhayati)

SUNGAILIAT, LASPELA — Rasa haru dan bahagia mewarnai perjalanan ibadah haji Supiah warga Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini.

Di detik-detik terakhir keberangkatan calon jemaah haji (calhaj) dia mendapat panggilan dari Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bangka untuk menjadi tamu Allah pada tahun 2026.

Dia menjadi calhaj cadangan dari Kabupaten Bangka mengantikan calhaj asal Kabupaten Bangka Tengah yang tertunda berangkat karena sakit.

Betapa terkejutnya guru TK Bhayangkari ini karena sama sekali tidak menyangka ketika menerima telepon dari Kemenag Bangka pada Rabu (29/4/2026) lalu.

Ia diminta untuk mengurus semua persyaratan calhaj dari pemeriksaan kesehatan, visa dan persyaratan lainnya hingga akhirnya bisa ikut bersama rombongan kloter 8 calhaj Kabupaten Bangka.

“Masya Allah, waktu itu saya dipanggil, dapat telpon dari kemenag. Waktu itu saya masih di sekolah,” ungkap Supiah kepada LASPELA saat pelepasan keberangkatan calhaj asal Kabupaten Bangka, Jumat (1/5/2026) di Masjid Al Ittihad.

Saat itu dia masih memikirkan anak-anak didiknya di TK Bhayangkari jika ditinggalkannya untuk menjalani ibadah haji.

Namun karena sudah panggilan dari Allah, Supiah memantapkan diri untuk berangkat ke tanah suci Makkah menjalankan rukun Islam ke lima yakni menunaikan ibadah haji.

“Saya masih memikirkan sekolah, ditawar lagi mau tidak bu, mungkin karena kehendak Allah, Allah memanggil, akhirnya saya ikut,” tutur Supiah.

Dia mengatakan, sudah mendaftar untuk berangkat haji pada tahun 2013 bersama suaminya, tetapi suami tidak jadi berangkat karena mengundurkan diri.

Supiah bersyukur walaupun serba mendadak selama 6 hari mengurus semua persyaratan haji semua dimudahkan Allah.

“Saya sudah mengikuti manasik, sudah membayar lunas biaya haji, cek kesehatan akhirnya bisa berangkat. Tidak menyangka hanya dalam waktu 6 hari semua selesai, diberi kemudahan sama Allah, Alhamdulillah,” ucap Supiah.

Diakuinya semua ini adalah takdir
yang merupakan ketentuan dari Allah hingga dia bisa menunaikan ibadah haji pada tahun ini.

“Allah mengangkat derajat hamba-Mu ini, sangat luar biasa, terharu mendapat cadangan ini. Kepada Allah saya bersyukur, kepada pemerintah juga mensupport, dari kemenag provinsi dan kabupaten hingga bisa berangkat, alhamdulillah, masya Allah jadi tamu Allah ini luar biasa,” ungkap Supiah terharu. (chy)

 

[Heateor-SC]