MENTOK, LASPELA — Bupati Bangka Barat, Markus mengaku sudah mendapat laporan dari kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Rangkuti, terkait plafon jatuh dan banijrnya Puskesmas Jebus, pada Selasa 21 April 2026 lalu.
Dikatakan Markus, dari laporan Rangkuti, kejadian itu hanya sekadar jatuhnya beberapa plafon di Puskesmas Jebus dan tidak seheboh di berita.
“Seperti itu kalau menurut keterangan beliau, dan itu masih tanggung jawab kontraktor, kata kepala dinas kesehatan,” katanya, Jumat (1/5/2026).
Oleh karena itu, Markus mengatakan semestinya permasalahan di Puskesmas Jebus diperbaiki oleh kontraktor, karena masih dalam masa pemeliharaan.
“Saya rencananya akan meninjau juga sambil meresmikan, dalam waktu dekat,” ucapnya.
Sementara itu, untuk jabatan Rangkuti sebagai Kepala Dinas Kesehatan Bangka Barat tampak tidak akan bergeser atau aman-aman saja.
Menurut Markus, peristiwa yang terjadi di Puskesmas Jebus bukan murni kesalahan Rangkuti selaku Kepala Dinas Kesehatan Bangka Barat.
“Kita lihat dulu lah kesalahannya seperti apa. Itu kan bukan Pak Rangkuti yang buat (pembangunan Puskesmas Jebus),” tutupnya. (oka)







