Tim SAR Gabungan Kerahkan Drone Themal Cari Nelayan yang Diduga Diterkam Buaya di Sungai Nyirih

Tim SAR Gabungan menggunakan sampan melakukan pencarian Doli (49) nelayan yang hilang diduga diterkam Buaya di Sungai Nyirih, pada Jumat (17/4/2026).(Dok/Basarnas Bangka Belitung)

AIR GEGAS, LASPELA — Pencarian terus dilakukan oleh Tim SAR gabungan hilangnya melayang bernama Doli (40) yang diduga diterkam buaya saat mencari ikan dengan sampai di Sungai Nyirih Kecamatan Air Gegas, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Kamis (16/4/2026).

Pada hari kedua pencarian Tim SAR Gabungan menggunakan drone themal untuk menyisir area rawa dari udara.

“Pada hari ini pencarian hari kedua kita melanjutkan pencarian kondisi membahayakan manusia satu orang diduga diterkam buaya di sekitar Sungai Nyirih, Desa Delas, Kabupaten Bangka Selatan. Pencarian dilakukan dengan menggunakan drone thermal,” jelas Komandan Tim Basarnas Bangka Belitung Afrian Nur Fajar kepada wartawan, Jumat (17/4/2026).

Baca Juga  Nelayan Desa Delas Diduga Hilang Diterkam Buaya di Sungai Nyirih, Kansar Pangkalpinang Bekali Tim SAR Dua Set Crocodile Attack Protection Equipment 

Untuk pencarian ini Tim SAR Gabungan juga dibekali 2 set CAPE (Crocodile Attack Protection Equipment) dikerahkan ke lapangan guna melindungi personel saat melakukan penyisiran di area perairan yang rawan.

Diberita sebelumnya seorang nelayan bernama Doli (40), dilaporkan hilang saat sedang mencari ikan bersama rekannya menggunakan sampan pada pukul 09.00 WIB.

Kejadian berawal saat korban dan rekannya masing-masing menggunakan sampan untuk mencari ikan di Sungai Nyirih.

Namun rekan korban sempat mendahului beberapa saat, tetapimenoleh kembali, korban sudah tidak terlihat di atas sampannya.

Kecurigaan rekan korban timbul ketika melihat sampan milik Doli ditemukan dalam kondisi kosong di tengah sungai tidak lama setelah mereka berpencar.

Baca Juga  Hari Ketiga Pencarian, Tim SAR Gabungan Kerahkan Dua Rubber Boat Cari Parjiman yang Hilang di Perairan Karang Kering

Di mana Sungai Nyirih dikenal sebagai habitat buaya.

Upaya pencarian oleh warga Desa Delas sempat dilakukan secara mandiri sebelum akhirnya meminta bantuan Kantor SAR Pangkalpinang.

Setelah menerima informasi dari warga Tim SAR Gabungan terdiri dari 6 Rescuer Kansar Pangkalpinang dan 3 Rescuer USS Toboali telah berada di lokasi untuk melakukan pemetaan dan penyisiran awal di titik koordinat 2°53’3.54″S 106°18’28.32″E pada Kamis (16/4/2026).

Namun usaha Tim SAR gabungan hingga hari kedua Jumat (17/5/2026) siang menemukan keberadaan Doli.

​Masyarakat setempat diimbau untuk tetap waspada dan menjauhi pinggiran sungai sementara waktu selama proses pencarian berlangsung guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (chy)

 

[Heateor-SC]