KOBA, LASPELA – Pemkab Bangka Tengah telah bersiap-siap menerapkan kebijakan ASN bekerja di rumah atau work from home (WFH).
Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman menegaskan, kerja di rumah ini dilakukan bergantian 50-50 agar pelayanan publik tetap berjalan efektif.
Sementara bagi ASN di sekolah dan fasilitas kesehatan tetap akan bekerja seperti biasa, atau tidak diberlakukan WFH. Kerja di rumah ini bertujuan menghemat BBM.
Supaya kebijakan WFH efektif menghemat penggunaan BBM, maka ASN harus benar-benar bekerja di rumah bukan justru pergi ke tempat lain, seperti warung kopi.
“Maka kami punya absensi yang menyatakan letak koordinat ASN di mana. Ketika dipencet kelihatan sedang berada di mana,” katanya, Kamis (2/4/2026).
Tapi, Algafry Rahman tidak membantah jika absensi juga bisa dimanipulasi oleh ASN yang nakal. Sehingga, pertangungjawaban ada pada diri masing-masing.
“Kalau memang WFH ya udah, WFH. Jangan yang neko-neko lah. Kan seperti itu, karena semua yang kita buat bisa saja diakal akalin,” katanya.
Sehingga, ia menegaskan kedisplinan dan kepatuhan dalam bekerja itu pada ujungnya kembali kepada kepribadian masing-masing ASN. Intinya, tugas dan pelayanan berjalan.(pri)








