DONE

Home / Ekonomi / NASIONAL / NEWS

Sabtu, 17 April 2021 - 12:57 WIB

45 Desa Sudah Terima Dana Desa 2021

JAKARTA, LASPELA – Pencairan Dana Desa tahun 2021 diungkapkan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar, telah cair dan masuk ke rekening desa adalah sebanyak Rp11,361 triliun dari total alokasi anggaran sebesar Rp72 triliun.

Jumlah tersebut hampir setengah dari total Rp72 triliun Dana Desa tahun ini, atau mencapai 45 persen, hingga 12 April. “Sudah cair masuk ke desa sebanyak Rp11,361 triliun yang tersalur ke 34.053 desa dari 74.961 desa. Jadi sekitar 45 persen desa di Indonesia sudah menerima pencairan Dana Desa,” ujarnya, di Jakarta, Kamis (15/4/2021).

Mendes PDTT meminta desa yang telah menerima pencairan Dana Desa tersebut untuk segera menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa. Percepatan penyaluran ini penting dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga di bulan ramadan.

“Saya sangat berharap, tolong kepada kepala desa, perangkat desa, yang Dana Desa-nya sudah ada, plotting BLT Desa yang sudah disiapkan, segera salurkan. Supaya bisa dimanfaatkan untuk menopang kebutuhan warga desa di bulan ramadan ini,” katanya.

Abdul Halim mengatakan, aturan peniadaan mudik akan berdampak pada penurunan aktivitas ekonomi warga desa pada momen perayaan Idulfitri tahun ini. Mengatasi hal tersebut, Kemendes PDTT berupaya mengoptimalkan Dana Desa untuk BLT Desa dan Padat Karya Tunai Desa (PKTD), di samping adanya berbagai program jaring pengaman sosial lainnya seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Bantuan Sembako, dan sebagainya.

“Alhamdulillah, berkat kebijakan Presiden, dana yang ada di APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja) ini digelontorkan sedemikian rupa ke desa. Ada PKH, Bantuan Pangan Non Tunai, ada [Bantuan] Sembako. Nah terkait Program Dana Desa ada BLT dan Padat Karya Tunai Desa,” katanya.

Disampaikan Abdul Halim, BLT dan PKTD menjadi salah satu andalan Kemendes PDTT untuk dapat meningkatkan daya beli masyarakat di desa.

“Meskipun belum bisa menggantikan totalitas perputaran duit pada saat musim mudik lebaran di waktu sebelum pandemi COVID-19 dengan kondisi sekarang, tapi dengan adanya penopang jaring pengaman sosial ini pasti suasana desa akan sedikit tertolong,” katanya. (**)

Share :

Baca Juga

Kumpulan Berita Bangka Belitung

Pangangguran Pangkalpinang Naik 1,05 Persen, Pencaker Diarahkan ke Karirhub

Kumpulan Berita Bangka Belitung

RSUD Soekarno di Lancangkan Jadi Rumah Sakit Tingkat A

Kumpulan Berita Bangka Belitung

Benahi RSUD Depati Hamzah, Walikota Tantang Direktur Baru Tiga Bulan

KABUPATEN BELITUNG TIMUR

Nasib Penjual Hewan Qurban, 3 Minggu Tak Laku Satupun

DPRD

Sejahterakan Masyarakat Kecil, Komisi II DPRD Basel Lahirkan 4 Perda Inisiatif

KABUPATEN BANGKA TENGAH

Keluarga dan Lingkungan Ramah Akan Buat Anak Bahagia dan Ceria

KABUPATEN BANGKA

Maspala STISIPOL P12 Kibarkan Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Dempo

KABUPATEN BELITUNG

Letkol Pnb Akal Juang Seakan Belum Ikhlas Harus Segera Pindah
Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d blogger menyukai ini: