Home / BANGKA BELITUNG / DPC Pemuda Pancasila Bangka Gelar Rapat Konsolidasi Terkait Pembekuan Kepengurusan

DPC Pemuda Pancasila Bangka Gelar Rapat Konsolidasi Terkait Pembekuan Kepengurusan

SUNGAILIAT, LASPELA — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Bangka Periode 2019 -2023 menggelar rapat konsolidasi organisasi berkaitan dengan laporan pengajuan keberatan surat pembekuan, di Rumah Makan Sagala Rasa di Jalan Raya Sungailiat – Pangkalpinang KM 19, Minggu (12/1/2020).

Rapat konsolidasi organisasi tersebut dihadiri oleh 4 pengurus PAC dari 8 PAC yang ada, antara lain PAC Belinyu, Mendo Barat, Puding dan Merawang.

Ketua Pemuda Pancasila DPC Kabupaten Bangka, Supriyanto mengatakan bahwa pembekuan kepengurusan tersebut sudah diluar jalur ADRT, karena sebelumnya tidak ada koordinasi apapun dari pihak Dewan Pimpinan Wilayah (DPW).

“Saya sudah membuat surat pengajuan ke majelis pimpinan nasional (MPN) terkait dengan surat pembekuan kepengurusan ini, dan surat itu sudah saya sampaikan ke MPN pada hari Rabu tanggal 8 Januari 2020 yang lalu. Jadi kami merasa hal ini merupakan suatu tindakan yang diluar jalur ADRT yang ada. Karena pembekuan itu dilakukan tanpa ada koordinasi dengan pihak kami,” kata Supriyanto.

Menanggapi dengan adanya kegiatan Muscalub yang dilakukan hari ini (Minggu, 12/1/2020) di Vikarla, ia sangat menyayangkan hal tersebut terjadi karena akan membuat down great organisasi PP yang ada di Kabupaten Bangka.

“Organisasi PP ini sangat besar, belum pernah terjadi sejarah Muscab di Kabupaten Bangka ini diselenggarakan dibawah tenda, jika ini terjadi berarti down great. Dan kegiatan seperti itu, semestinya dilakukan ditempat yang semestinya, jadi banyak orang akan mengetahui bahwa ada kegiatan musyawarah yang dilakukan oleh PP,

Saya sangat menyayangkan bagi kawan-kawan yang seperti itu. Alhamdulillah, saya ucapkan terimakasih kepada pemerintah daerah yang telah tidak mendukung kegiatan Muscalub PP yang diselenggarakan di Vikarla. Bukti pemerintah daerah tidak mendukung adalah tidak memberikannya fasilitas pada penyelenggaraan Muscab,” jelasnya.

Selanjutnya pihaknya mengatakan jika perjuangan ini akan tetap terus dilanjutkan, sampai menunggu keputusan dari majelis pimpinan nasional (MPN).

“Janganlah membuat kegiatan yang sifatnya dipaksakan seperti itu, ini sangat jelas membuat organisasi PP menjadi down great. Saya berharap dengan adanya rapat konsolidasi ini agar teman-teman tidak bimbang dan ragu. Kita saat ini hanya tinggal menunggu keputusan dari MPN pusat,” tutup Supriyanto. (mah)

About wahyulaspela

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d bloggers like this: