Home / BANGKA BELITUNG / Jelang Nataru, PLN Babel Siagakan 839 Petugas, Sebagai Bentuk Upaya Menjaga Suplai Listrik

Jelang Nataru, PLN Babel Siagakan 839 Petugas, Sebagai Bentuk Upaya Menjaga Suplai Listrik

Oleh : Wina Destika

PANGKALPINANG, LASPELA – Menjelang libur panjang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru) PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung siagakan 839 petugas untuk siap memberikan pelayanan mulai dari sisi pembangkit hingga distribusi demi menjaga keandalan pasokan listrik selama perayaan tersebut.

Kesiapan PLN dalam menghadapi libur panjang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 ini disampaikan langsung General Manager PLN Unit Induk Wilayah Babel, Abdul Mukhlis pada saat apel siaga kesiapan Nataru, di Pangkalpinang, Kamis (19/12/2019) pagi.

“Terhitung mulai dari 18 Desember hingga 8 Januari 2020 mendatang, 839 petugas ini siap untuk membantu kelancaran ibadah Natal dan perayaan Tahun Baru,” kata Mukhlis.

Mukhlis mengatakan, apel ini bertujuan sebagai bentuk upaya PLN untuk menjaga suplai listrik selama masa siaga.

“Semoga niat baik kami ini diridohi dan dimudahkan oleh Tuhan YME, sehingga siaga Nataru berjalan dengan lancar” ucapnya.

Ia menyampaikan, sebanyak 44 titik tempat ibadah di Bangka Belitung mendapat prioritas suplai pasokan listrik dengan dibackup standby genset dan personil.

“Titik-titik tersebut tersebar antara lain enam Gereja di Kabupaten Belitung, 14 di Belitung Timur, enam di Pangkalpinang, delapan di Sungailiat, empat di Muntok, 10 di Koba dan sembilan di Toboali,” ujar Mukhlis.

Selain itu, lanjut Mukhlis untuk koordinasi sendiri ditingkatkan dengan menyiapkan 41 posko siaga dengan 51 mobil gangguan yang disiagakan di titik-titik vital, khususnya lokasi perayaan.

“Pusat keramaian dan instalasi vital juga menjadi prioritas layanan selama masa siaga seperti perkantoran, rumah sakit, alun-alun, tempat wisata, dan pusat perbelanjaan,” tuturnya.

Disamping itu, Ia menyebutkan, untuk meminimalisir terjadinya pemadaman, maka pada sisi pembangkit telah dilakukan upaya preventif berupa pemeliharaan agar mesin beroperasi lebih optimal.

“Pada sisi transmisi, gardu induk dan distribusi PLN telah melakukan perambasan pohon dan pemeliharaan jaringan guna meminimalisir adanya gangguan,” ungkapnya.

Selain itu juga, Mukhlis menambahkan dimana pihaknya sudah menyiapkan standard operating procedure (SOP) apabila terjadi gangguan yang bersifat mendadak, sehingga recovery dapat dikakukan lebih cepat.(wa)

About winalaspela

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d bloggers like this: