Menerangi Serumpun Sebalai

PT Timah Berencana Ubah Metode Bantuan CSR

Kepala Divisi (Kadiv) PKBL PT Timah Tbk, Ali Samsuri, foto bersama seorang warga penerima CSR dari Bangka Barat. Foto: Stef/LASPELA

PANGKALPINANG, LASPELA- PT Timah Tbk berencana mengubah metode penyaluran bantuan Program Kemitraan CSR bagi para UMKM pada 2018 mendatang. Metode perubahan dimaksud terkait durasi penyaluran bantuan yang selama ini dilakukan tiap semester, ke depan akan lebih dipercepat lagi.

“Terkait penyaluran bantuan, untuk 2018 metodenya akan diubah. Selama ini kan per semester. Masyarakat kita mungkin agak lama karena harus menunggu enam bulan sementara ada yang inginnya lebih cepat. Ini yang mungkin akan kita ubah entah per triwulan atau per empat bulan,” jelas Kepala Divisi (Kadiv) PKBL PT Timah Tbk, Ali Samsuri, Selasa 12 Desember 2017.

Dengan begitu, Ali Samsuri berharap, rentang waktu penyaluran juga akan disesuaikan. Harapannya, perubahan pola tersebut akan berdampak terhadap kondisi perekonomian masyarakat.

Dirinya memastikan, jika ada kelompok masyarakat yang punya ide untuk bikin usaha dan dinilai punya prospek bagus dan mungkin untuk dikembangkan akan didukung pendanaannya oleh PT Timah.

“Karena hal tersebut juga diatur di Permennya dimana ada usaha yang diinisiasi BUMN kita bisa langsung lakukan pembiayaan,”Katanya.

Sayembara

Pada triwulan 1 2018 nanti, pihaknya berencana membuka sayembara bagi kelompok masyarakat yang ingin merintis usaha bersama.

“Nanti kita pilih 10 terbaik yang ide usahanyanya kita nilai potensial untuk dikembangkan maka bisa kita danai tentu dengan batasan nominal. Saya minta kalau punya ide silahkan diajukan dengan proposal tertulis ke kita nanti akan dipelajari dan jika layak akan di-followup dengan memberikan bantuan,” pungkasnya. (Stef)

Editor: Stefan H. Lopis