Menerangi Serumpun Sebalai

 Jemaah Haji Bangka Belitung Dijadwalkan Ikuti Ibadah Ziarah, Masuk ke Raudhah Wajib Pakai Kartu Nusuk

Para jemaah haji saat memasuki Raudhah. (Dok/Kemenag)

SUNGAILIAT, LASPELA — Para jemaah haji asal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dijadwalkan masuk ke Raudhah untuk mengikuti rangkaian ibadah ziarah.

Ziarah ke Raudhah di Masjid Nabawi, Madinah, adalah kunjungan ke area istimewa yakni ke makam Nabi Muhammad SAW.

Saat melaksanakan ibadah ini dianjurkan dengan salat sunah, zikir, dan berdoa, karena tempat ini sangat mustajab.

Untuk masuk ke area Raudhah para jemaah haji wajib menggunakan aplikasi Nusuk agar mendapatkan jadwal resmi guna menghindari penumpukan.

Di mana jadwal diatur terpisah untuk ikhwan dan akhwat, biasanya dimulai dari setelah subuh atau setelah isya.

Baca Juga  Alami Skizofrenia, Satu Jemaah Haji Asal Bangka Sempat Dirawat di RS King Salman

Petugas kloter 8 Palembang, Giapul Prabungga mengatakan para jemaah asal Bangka Belitung telah terjadwal masuk Raudhah melalui sistem yang terintegrasi dengan kartu nusuk.

Menurutnya, kartu nusuk ini menjadi syarat utama untuk mengakses area Raudhah secara resmi sesuai waktu yang telah ditentukan oleh otoritas Arab Saudi.

“Jemaah haji kita saat ini masuk ziarah Raudhoh, ada yang masuk menggunakan kartu nusuk secara mandiri. Sedangkan untuk jemaah yang disabilitas dan lansia dila
melapor ke petugas Haji di Madinah agar bisa masuk ke Raudhah,” jelas Giapul kepada wartawan, Kamis (7/5/2026).

Baca Juga  Alami Skizofrenia, Satu Jemaah Haji Asal Bangka Sempat Dirawat di RS King Salman

Menurutnya para jemaah haji wajib mengikuti aturan yang berlaku selama berada di area Masjid Nabawi.

Selain itu para jemaah diingatkan agar tetap mengutamakan keselamatan karena kegiatan ini jemaah dari berbagai negara di mana pengaturan akses ke Raudhah dilakukan secara ketat untuk menjaga ketertiban.

Giapul juga mengatakan dengan kondisi cuaca di Madinah yang cukup panas para jemaah diimbau menjaga kesehatan, memperbanyak konsumsi air, serta tidak memaksakan diri saat mengikuti rangkaian ibadah, termasuk saat ziarah ke Raudhah. (chy)

[Heateor-SC]