KOBA, LASPELA – Kantor Wilayah DJPb Bangka Belitung melaksanakan audiensi strategis dengan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah di Ruang Rapat Besar, Selasa (5/5/2026).
Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, mengatakan pertemuan ini merupakan momentum memperkuat sinergi antara pemda dan DJPb, khususnya dalam mendukung program pembangunan daerah.
“Alhamdulillah, tadi kita sudah bersilaturahmi dengan DJPb Bangka Belitung. Ini suatu kebanggaan bagi kami, sekaligus berdiskusi terkait tugas dan fungsi masing-masing,” katanya, Selasa (5/5/2026).
Salah satu agenda penting yang dibahas yakni rencana pengajuan program desa devisa di Bangka Tengah. Pemerintah daerah telah mengusulkan enam desa dengan berbagai potensi unggulan.
“Kami sudah mengusulkan enam desa untuk program desa devisa. Mudah-mudahan bisa diwujudkan dengan dukungan dari DJPb,” katanya.
Beberapa desa yang diusulkan di antaranya Desa Kurau, Air Mesu, Sungkap dan desa lainnya, dengan potensi komoditas seperti lada, lidi nipah, serta olahan hasil perikanan.
Sementara itu, Kepala Kanwil DJPb Provinsi Bangka Belitung, Muhamad Mufti Arkan, menyampaikan bahwa selain silaturahmi, audiensi ini juga menjadi ajang identifikasi potensi daerah yang dinilai cukup besar.
“Ada beberapa kerja sama kolaboratif yang akan kita lanjutkan, seperti MoU, pertukaran data, hingga dukungan terhadap program desa devisa,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menekan angka kemiskinan.
“Program konkret yang sudah kita sepakati di antaranya pengembangan desa devisa di enam desa, dengan fokus pada komoditas nipah, lada, dan sektor perikanan,” tutupnya.(Pri)

