Pemilihan RT/RW di Pangkalpinang Hampir Rampung, Pengukuhan Ditargetkan Awal Mei

Plt Asisten Pemerintahan Kota Pangkalpinang, Agustu Afendi, (ist)

PANGKALPINANG, LASPELA — Proses pemilihan Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) di Kota Pangkalpinang hampir rampung.

Pelaksanaan yang digelar secara serentak pada Sabtu dan Minggu, 18–19 April 2026 lalu, telah mencakup sebagian besar wilayah, meski masih terdapat beberapa RT dan RW yang hingga kini masih dalam tahapan pemilihan.

Plt Asisten Pemerintahan Kota Pangkalpinang, Agustu Afendi, mengungkapkan bahwa total pelaksanaan pemilihan mencakup 355 RT dan 114 RW di seluruh wilayah kota.

“Sebagian besar sudah melaksanakan pemilihan pada tanggal 18 dan 19 April, namun masih ada beberapa RT dan RW yang akan melaksanakan pemilihan,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).

Menurutnya, untuk wilayah yang belum melaksanakan pemilihan, pemerintah kota masih menunggu laporan resmi karena proses di tingkat lapangan masih berlangsung.

Hal ini menunjukkan bahwa dinamika pelaksanaan di masing-masing lingkungan masih terus berjalan sesuai kesiapan dan kondisi setempat.

Lebih lanjut, Agustu menjelaskan bahwa setelah tahapan pemilihan selesai, proses tidak serta-merta berhenti.

Terdapat mekanisme lanjutan berupa masa sanggah yang diberikan kepada para calon yang tidak terpilih.

“Masa sanggah ini merupakan bagian dari tahapan, sebagai ruang bagi calon yang belum terpilih untuk menyampaikan keberatan atau masukan terhadap hasil pemilihan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa tahapan tersebut penting untuk menjaga transparansi, akuntabilitas, dan kualitas demokrasi di tingkat lingkungan, sehingga hasil yang diperoleh benar-benar dapat diterima oleh seluruh pihak.

Selain itu, Agustu juga menyampaikan pesan dan harapan dari Wali Kota Pangkalpinang kepada para RT dan RW terpilih.

Ia menekankan pentingnya peran RT dan RW sebagai ujung tombak pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Sesuai harapan bapak Wali Kota, RT dan RW yang terpilih diharapkan mampu membangun komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi yang baik dalam memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat,” katanya.

Tidak hanya itu, RT dan RW juga diharapkan dapat berperan aktif dalam mendukung program prioritas pembangunan Kota Pangkalpinang, baik dalam bidang sosial, infrastruktur, maupun pemberdayaan masyarakat.

“Peran RT dan RW sangat strategis, karena mereka yang paling dekat dengan masyarakat. Jadi keberhasilan program pemerintah juga sangat bergantung pada sinergi di tingkat ini,” tambahnya.

Terkait jadwal pengukuhan, Agustu menyebutkan bahwa pemerintah kota sebelumnya menargetkan pelaksanaan pengukuhan secara serentak pada minggu pertama bulan Mei 2026.

Namun demikian, jadwal tersebut masih bersifat tentatif.

“Kalau mengacu ke jadwal, memang direncanakan minggu pertama Mei, tapi itu tentatif dan disesuaikan dengan kondisi di lapangan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pemerintah kota akan memastikan seluruh tahapan pemilihan berjalan dengan baik dan tuntas sebelum memasuki tahap pengukuhan, guna menjaga kualitas dan legitimasi kepemimpinan di tingkat RT dan RW.

Dengan hampir rampungnya proses pemilihan ini, diharapkan para pengurus RT dan RW yang terpilih nantinya dapat segera bekerja dan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan pelayanan serta kesejahteraan masyarakat di Kota Pangkalpinang. (dnd)

 

[Heateor-SC]