Parjiman Hilang di Perairan Karang Kering, HNSI Bangka Apresiasi Gerak Cepat Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Tim SAR gabungan saat melakukan koordinasi pencarian Parjiman, korban nelayan asal Sungailiat yang hilang di Perairan Karang Kering, Rabu (14/4/2026) malam. (Dok/Kansar Pangkalpinang).

SUNGAILIAT, LASPELA — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Bangka mendukung operasi Tim SAR Gabungan yang melakukan pencarian Parjiman (55) nelayan yang hilang di Perairan Karang Kering Sungailiat saat melaut, pada Rabu (15/4/2026) malam.

Ketua DPC HNSI Kabupaten Bangka Slamet Riyadi mengapresiasi gerak cepat Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Pangkalpinang, Satpolairud, Laskar Sekaban, dan seluruh unsur SAR gabungan yang telah terjun langsung ke lokasi untuk mencari keberadaan nelayan yang hilang tersebut.

“HNSI akan terus berkoordinasi dan memantau perkembangan di lapangan serta mengimbau rekan-rekan nelayan di sekitar perairan Karang Kering untuk membantu memantau jika melihat tanda-tanda keberadaan korban,” kata Slamet kepada wartawan, Kamis (16/4/2026).

Pihaknya merasa sangat prihatin atas musibah yang menimpa nelayan asal Sungailiat tersebut.

“Doa terbaik kami tujukan kepada korban dan juga pihak keluarga agar diberikan ketabahan serta kekuatan dalam menghadapi masa sulit ini,” ungkap Slamet.

Mengingat kapal korban ditemukan dalam keadaan kosong, musibah ini menurutnya, menjadi pengingat akan tingginya risiko profesi sebagai nelayan.

Untuk itu DPC HNSI Kabupaten Bangka mengimbau kepada seluruh nelayan di Kabupaten Bangka agar selalu mengutamakan penggunaan alat keselamatan (life jacket) saat melaut.

​Selain itu selalu mengabarkan titik koordinat atau lokasi melaut kepada keluarga atau rekan sesama nelayan.

Dia juga mengimbau agar para nelayan tetap waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem yang bisa terjadi sewaktu-waktu di perairan.

“Kami berharap sinergi antara Tim SAR dan masyarakat nelayan dapat membuahkan hasil secepatnya. Semoga saudara kita Bapak Parjiman dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat. Kami akan terus mendampingi proses ini hingga selesai. Keselamatan nelayan adalah prioritas kita bersama,” tegas Slamet. (chy)

 

[Heateor-SC]