PANGKALPINANG, LASPELA — Kisah haru datang dari seorang ibu muda, Irma, warga Kelurahan Asam, Kota Pangkalpinang, yang harus menjalani persalinan melalui operasi caesar akibat kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan.
Irma menuturkan, keputusan operasi diambil setelah ia mengalami tekanan darah tinggi (hipertensi) saat mendekati waktu persalinan.
Kondisi tersebut diperparah dengan melemahnya detak jantung bayi serta berkurangnya pergerakan janin di dalam kandungan.
Setibanya di Primaya Hospital Bhakti Wara, tim medis segera melakukan pemeriksaan intensif dan merekomendasikan tindakan operasi caesar demi keselamatan ibu dan bayi.
“Begitu masuk rumah sakit, langsung disarankan operasi karena kondisi bayi sudah lemah dan gerakannya berkurang,” ungkap Irma, Rabu (25/3/2026).
Dalam situasi yang penuh kekhawatiran tersebut, Irma merasa sangat terbantu karena seluruh proses persalinan hingga perawatan ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
Ia mengaku tidak perlu memikirkan biaya besar, sehingga bisa lebih fokus pada keselamatan dirinya dan sang bayi.
Meski bayi lahir dalam kondisi belum cukup bulan, penanganan cepat dari tenaga medis membuat kondisinya berangsur membaik.
Bayi tersebut kemudian dirawat di ruang inkubator selama kurang lebih delapan hari dengan pengawasan ketat.
Irma juga mengapresiasi pelayanan rumah sakit, khususnya dalam perawatan bayi.
Ia menyebutkan bahwa tenaga medis merawat bayinya dengan penuh ketelitian, serta jadwal kunjungan diatur dengan baik sehingga tetap terjaga.
“Alhamdulillah, sangat terbantu dengan adanya BPJS Kesehatan. Dari operasi sampai perawatan bayi semua berjalan lancar tanpa terkendala biaya,” tambahnya.
Setelah diperbolehkan pulang, Irma rutin melakukan kontrol lanjutan ke dokter anak sekitar dua minggu kemudian untuk memastikan kondisi bayinya tetap stabil.
Kini, sang bayi tumbuh sehat dan aktif. Bahkan, dalam waktu dekat usianya akan menginjak sembilan bulan.
“Alhamdulillah sekarang sehat. Tanggal 7 April nanti genap sembilan bulan,” ujarnya dengan penuh rasa syukur.
Kisah ini menjadi gambaran pentingnya penanganan cepat dan tepat dalam kondisi persalinan berisiko tinggi, sekaligus menunjukkan bahwa kehadiran layanan jaminan kesehatan seperti BPJS Kesehatan mampu memberikan rasa aman serta harapan bagi ibu dan bayi.(dnd)







