MENTOK, LASPELA — Mobilitas arus mudik lebaran 2026 di Pelabuhan Tanjung Kalian Mentok, Kabupaten Bangka Barat (Babar), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mulai mengalami peningkatan.
Pada H-7 Lebaran, antrean kendaraan tampak mulai memadati area buffer zone Pelabuhan Tanjung Kalian, hingga mengular ke jalan raya.
Antrean kendaraan jenis truk dan truk sumbu tiga terpantau mengular di sepanjang jalan menuju Pelabuhan Tanjung Kalian dengan panjang sekitar ratusan meter.
General Manager (GM) ASDP Cabang Bangka, Agustinus Cahyo, mengatakan pembatasan kendaraan tertentu mulai diberlakukan berdasarkan kebijakan dari pihak kepolisian.
Menurutnya, pada H-7 Lebaran kendaraan truk sumbu tiga yang tidak mengangkut kebutuhan pokok masyarakat sudah mulai dibatasi.
“Dari kepolisian, untuk truk sumbu tiga yang tidak membawa sembako diberlakukan pembatasan. Jadi yang diperbolehkan masuk hanya kendaraan yang membawa kebutuhan pokok,” ucapnya.
Ia menjelaskan, sejumlah truk yang sudah berada di antrean merupakan kendaraan yang sebelumnya telah menurunkan muatan di Bangka dan akan kembali ke Kota Palembang hingga Pulau Jawa.
Cahyo mengatakan, kemungkinan kendaraan tersebut juga telah membeli tiket penyeberangan dan sudah mengantre sejak beberapa hari sebelumnya.
“Mobil-mobil ini sudah membeli tiket dan sudah mengantre dari kemarin. Pastinya sudah beli tiket,” katanya.
Sementara itu, ia menambahkan petugas kepolisian turut melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan logistik yang akan masuk ke pelabuhan.
“Polisi sudah mengecek, mobil yang lewat bawa apa? sembako, apa kebutuhan masyarakat lainnya, itu pasti boleh menyebrang karena tidak bisa di tundan,” ucapnya.
Selain itu, ia menyebutkan kendaraan yang mengangkut barang seperti besi, sawit, atau muatan lain yang tidak berkaitan dengan kebutuhan pokok diminta menunggu hingga pembatasan berakhir. (oka)








