Gerak Cepat Polda Babel Berantas Narkoba Diapresiasi Kepala BNN RI, Suyudi Sebut Jalur Tikus Jadi Pintu Masuk

Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) Komjen Pol Suyudi Ario Seto. (Dok/Polda Bangka Belitung)

PANGKALPINANG, LASPELA — Gerak cepat Polda Kepulauan Bangka Belitung bersama jajaran membongkar kasus peredaran narkoba di Negeri Serumpun Sebalai ini menjadi sorotan Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI).

Apalagi Polda Kepulauan Bangka Belitung baru-baru ini memusnahkan barang bukti diantaranya sabu sekitar 4,6 kilogram, ekstasi 4.293 butir, ganja hampir 5 kilogram, serta obat keras jenis ketamin sebanyak 47,3 kilogram.

Tentu saja upaya Polda Kepulauan Bangka Belitung memberantas narkoba ini menjadi perhatian Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) Komjen Pol Suyudi Ario Seto.

Suyudi mengapresiasi upaya Polda Bangka Belitung dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terimakasih apa yang telah dibangun Polda Babel karena bisa mengamankan narkoba jenis kethamine dan jenis lainnya. Semoga ini bisa terus dilakukan,” ungkap Suyudi usai acara pengukuhan Saka Anti Narkoba di Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (26/4/26).

Baca Juga  Pohon Tumbang Sempat Hentikan Akses Jalan di Mentok

Ia menilai, penanganan narkoba bukan hanya soal pemberantasan namun juga pencegahan hingga rehabilitasi kepada para korban.

Untuk itu menurut Suyudi, perlu adanya kerja sama serta kolaborasi yang kuat semua pihak dalam memberantas narkoba.

“Terima kasih kepada Kapolda Bangka Belitung yang selalu senantiasa bergandeng tangan dengan BNN. Kita harus kuat bergandeng tangan dalam memberantas narkoba,” ungkapnya.

Diakuinya Bangka Belitung sebagai daerah kepulauan sangat rentan masuknya peredaran narkoba.

“Babel kita ketahui sangat kaya dan strategis karena Provinsi Kepulauan, tapi juga memiliki potensi karena ada pintu-pintu jalur tikus yang jadi konsen kita terutama masyarakat,” beber Suyudi.

Baca Juga  Pohon Tumbang Sempat Hentikan Akses Jalan di Mentok

Lebih lanjut, Alumni Akademi Kepolisian tahun 1994 ini menerangkan beberapa program yang telah dilakukan dalam penanganan pemberantasan narkoba.

Salah satunya ialah pengukuhan dan pembekalan kepada Saka Pramuka Anti Narkoba yang ada di Bangka Belitung.

Dikatakannya, program Saka Pramuka Anti Narkoba merupakan upaya dari BNN khususnya di Bangka dalam rangka pencegahan narkotika.

“Ini adalah bagian upaya dari BNN Provinsi Babel dalam rangka pencegahan narkotika. Tentunya, menjadi konsen kita bersama dan kita sepakat ini musuh masyarakat dan bangsa,” tegas Suyudi. (chy)

[Heateor-SC]