PANGKALPINANG, LASPELA – Menjelang arus mudik dan balik Idulfitri 1447 H/2026 M, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bangka Belitung memastikan kesiapan infrastruktur jalan dan jembatan nasional demi menghadirkan perjalanan yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
Kesiapan tersebut dipaparkan langsung Kepala BPJN Babel, Susan Novelia, dalam pertemuan bersama awak media, Rabu (25/2/2026).
Dalam paparannya, Susan menegaskan berbagai langkah pemeliharaan dan peningkatan kualitas infrastruktur terus dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas selama periode Lebaran.
“Secara keseluruhan panjang jalan nasional yang dipelihara mencapai 598,65 Kilometer,” ujarnya di hadapan awak media.
Dari total tersebut, pemeliharaan rutin menjadi fokus utama guna menjaga kemantapan kondisi jalan. Dia mengatakan pemeliharaan rutin mencakup 440,51 Kilometer, yang terdiri atas 149,98 Kilometer rutin kondisi dan 5,86 Kilometer holding.
“Sementara itu, rehabilitasi minor dilakukan pada 1,90 Kilometer dan rehabilitasi mayor pada 0,40 Kilometer ruas jalan,” ujarnya.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan permukaan jalan tetap dalam kondisi layak, meminimalisir potensi kerusakan yang dapat mengganggu kenyamanan pengendara, serta mendukung kelancaran arus lalu lintas saat puncak mudik dan arus balik.
Tak hanya jalan, kesiapan jembatan nasional juga menjadi perhatian serius. Susan menyampaikan, BPJN Babel menangani 117 unit jembatan dengan rincian 97 unit masuk kategori pemeliharaan rutin, tujuh unit pemeliharaan berkala, 12 unit rehabilitasi, serta dua unit penggantian jembatan.
“Salah satu jembatan dengan bentang kurang dari enam meter dilaporkan putus akibat bencana alam dan akan diganti, dengan proses inventarisasi lanjutan direncanakan pada 2027,” jelasnya.
Dalam pertemuan tersebut, BPJN Babel juga menampilkan dokumentasi kegiatan lapangan berupa foto-foto pembersihan area jalan, perbaikan drainase, hingga pekerjaan pemeliharaan lainnya. Upaya ini menjadi bagian dari strategi preventif agar jalan tetap bersih, tidak tergenang air, serta aman dilalui kendaraan, khususnya saat intensitas perjalanan meningkat drastis.
Dengan berbagai langkah strategis tersebut, BPJN Babel menegaskan komitmennya menjaga kondisi jalan dan jembatan nasional tetap prima, tidak hanya selama arus mudik dan balik Lebaran tahun 2026, tetapi juga sepanjang tahun demi mendukung konektivitas dan keselamatan masyarakat di Bangka Belitung.
“Dengan berbagai langkah dan persiapan yang telah dilakukan, BPJN Bangka Belitung berkomitmen untuk memastikan infrastruktur jalan dan jembatan di wilayahnya tetap dalam kondisi baik dan aman untuk digunakan oleh masyarakat selama periode Lebaran 2026 maupun sepanjang tahun,” tutup Susan. (chu)








