Bupati Algafry Rahman Ajak Seluruh Masyarakat Jaga Kerukunan, Jangan Sampai Ada Gesekan

Avatar photo
Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman

KOBA, LASPELA – Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman mengatakan menjaga kerukunan dan persatuan dalam keberagaman suku, agama dan budaya sangatlah penting.

Kondisi damai yang dirasakan masyarakat saat ini merupakan anugerah yang patut disyukuri.

Di saat sejumlah wilayah di belahan dunia lain masih dilanda konflik dan perpecahan, masyarakat Bangka Tengah justru mampu hidup berdampingan secara harmonis.

“Kita ini sama, kalau kita dicubit berarti sakit kita sama. Maka kita saling menjaga agar saling menghormati dan saling menghargai,” katanya, Selasa (24/2/2026).

Perbedaan bukanlah alasan terpecah, melainkan kekuatan untuk saling melengkapi. Keberagaman yang ada di Bangka Tengah dinilai sebagai kekayaan sosial yang harus dijaga bersama.

Filosofi lokal Thong Ngin Fan Ngin Jit Jong, yang selama ini menjadi simbol persatuan antara etnis Tionghoa dan Melayu di Bangka Belitung wajib diapresiasi.

Menurut Algafry Rahman, Filosofi tersebut mencerminkan semangat persaudaraan tanpa memandang latar belakang suku maupun agama.

“Semangat kebersamaan ini harus terus kita rawat. Jangan sampai ada gesekan hanya karena perbedaan. Justru dari perbedaan itu kita belajar untuk saling memahami,” katanya.

Pemkab Bangka Tengah berkomitmen penuh menjamin kebebasan beribadah bagi seluruh umat beragama. Ia memastikan tidak boleh ada diskriminasi dan hambatan dalam menjalankan keyakinan.

Pihaknya akan terus mendorong terciptanya ruang dialog dan komunikasi antarumat beragama guna memperkuat toleransi dan menjaga stabilitas sosial di daerah.(pri)

[Heateor-SC]