Menerangi Serumpun Sebalai

Cuaca Tak Menentu di Selat Bangka, KSOP Tetap Izinkan Kapal Berlayar

Avatar photo
Foto: ilustrasi

MENTOK, LASPELA — Aktivitas penyeberangan kapal fery di Pelabuhan Tanjung Kalian Mentok, Kabupaten Bangka Barat (Babar) tetap berlangsung meski kondisi cuaca di perairan Selat Bangka terpantau fluktuatif atau tak menentu.

Otoritas pelabuhan memastikan operasional kapal tetap mengutamakan keselamatan penumpang dan awak kapal dengan pemantauan cuaca.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Mentok, Zefli Agustian mengatakan, jadwal keberangkatan fery pada jam-jam utama masih berjalan normal.

Namun, pihaknya tetap menyesuaikan dengan kondisi cuaca terkini berdasarkan informasi BMKG serta laporan langsung dari nakhoda di lapangan.

“Kalau untuk pemberangkatan fery dari jadwal yang jam 7 pagi sampai jam 5 sore masih berjalan sambil tetap melihat situasi dan kondisi cuaca kita pantau lewat BMKG dan laporan cuaca real-time dari nakhoda,” ucapnya Rabu, (28/1/2026).

Baca Juga  Pedagang Ikan di Pasar Mentok Mengeluh Sepi Pembeli 

Sementara itu, untuk jadwal keberangkatan di trip malam hari, KSOP Mentok menerapkan kebijakan lebih fleksibel. Keputusan berlayar dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan tingkat keamanan pelayaran.

“Sedangkan untuk pemberangkatan fery yang jam 9 malam dan jam 11 malam itu sementara situasional. Jika (cuaca) memungkinkan kita berangkatkan,” katanya.

Zefli juga menyinggung insiden pelayaran yang sempat melibatkan Kapal Munic VII. Berdasarkan evaluasi sementara, kejadian tersebut diduga kuat dipengaruhi faktor cuaca ekstrem yang menyebabkan lashing kapal terlepas.

“Terakhir yang insiden Kapal Munic VII itu juga mungkin karena cuaca sehingga lashingan putus,” ujarnya.

Baca Juga  Dorong Kesejahteraan Masyarakat, PT TIMAH Matangkan Pembaruan RIPPM di Bangka Selatan

Meski demikian, KSOP Mentok memastikan koordinasi dengan berbagai pihak tetap berjalan, termasuk dengan para sopir truk dan operator kapal. Informasi kondisi gelombang dan angin terus disampaikan agar seluruh pengguna jasa pelabuhan dapat mengambil langkah antisipatif.

“Kita juga tetap berkomunikasi dengan supir truk, memang cuacanya lumayan ombak maupun anginnya. Untuk alhamdulillah kejadian lain enggak ada, mudah-mudahan enggak terjadi lah,” ucapnya.

Dengan pengawasan intensif dan komunikasi yang berkelanjutan, KSOP Mentok berharap aktivitas penyeberangan tetap aman serta tidak mengganggu arus distribusi logistik dan mobilitas masyarakat. (oka)

[Heateor-SC]