MUI Harap Pilkada Babar Berlangsung Damai tanpa Provokasi dan Hoax

BANGKA BARAT, LASPELA – Menyongsong Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan digelar sebentar lagi, semua elemen masyarakat berharap suasana tetap kondusif, damai tanpa adanya provokasi isu SARA maupun informasi hoax.

Harapan serupa diungkapkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bangka Barat (Babar). KH. Muhammad Thoha, Ketua MUI Babar menilai, selama proses pilkada kerap terjadi “Perang” isu bernada provokasi yang bertujuan ingin menjatuhkan salah satu calon.

“Kalau dari pribadi saya berharap pilkada sejuk, damai, jangan menyebarkan hoax, jangan menghasut bernuansa SARA sehingga tidak merugikan satu dengan yang lainnya,” ujar Muhammad Thoha, saat dihubungi Laskar Pelangi via telepon, Senin (26/10/2020).

Saat kampanye seperti saat ini, diharapkannya semua pihak dapat menahan diri untuk dapat berkampanye secara damai dan tetap saling menghargai satu sama lain, walaupun berbeda pilihan.

“Saling menghormati antara pasangan satu dan yang lain atau pendukung masing-masing paslon, jangan mengejek-ejek dan lain sebagainya karena itu semua termasuk larangan agama juga. Jadi hendaknya saling menghargai lah, menghormati sehingga tercipta Pilkada yang sejuk dan damai,” tegasnya.

Thoha juga berharap imbauan tersebut dapat terwujud sesuai kesepakatan dalam deklarasi damai dengan penyelenggara pemilu Bangka Barat.

“Itu anjuran dari kami (MUI Babar,red), terutama dari pribadi saya sendiri. Dari pribadi saya mengharapkan semuanya saling menghormati sehingga terwujud pilkada yang aman dan damai,” jelasnya

“Beberapa hari lalu, kami beserta tokoh-tokoh agama lainnya di undang Bawaslu yang pada intinya agar pilkada dilaksanakan secara aman dan damai,” imbuhnya. (Is)

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d blogger menyukai ini: