Menerangi Serumpun Sebalai

Panen Perdana M 400, Justiar Fokus Kembangkan Industri Agropolitan

Avatar photo

Oleh : Nopraanda Putra

TOBOALI, LASPELA – Dengan luas wilayah 360.708 hektar, Kabupaten Bangka Selatan berusaha meningkatkan pembangunan disegala sektor, salah satunya menitikberatkan pada pengembangan kawasan industri berbasis agro dan juga minapolitan pada periode 2016-2021.

Hal itu dikatakan Bupati Bangka Selatan (Basel) Drs. H. Justiar Noer pada kegiatan Panen Perdana Demplot M 400 Kabupaten Bangka Selatan tahun 2018 di Kawasan persawahan Desa Rias, Toboali, Rabu (10/10).

Turut dihadiri Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, Danrem diwakili, Wakil Ketua DPRD Basel, Samsul Bahri, Kapolres Basel AKBP. Aris Sulistyono, Kajari Basel diwakili, Dandim 0413/Bka diwakili, Danposmat TNI AL Toboali Syamsudin, Sekda Basel, Kepala OPD, Camat Toboali, Ketua TP PKK Basel, Ekawati Justiar dan Kades Rias Abdul Ghani.

Dalam kesempatan itu, Justiar Noer mengatakan pengembangan tujuan industri agro dan minapolitan yakni untuk membangun wilayah sentral Agropolitan agar terus berkembang di Kabupaten Basel.

“Kawasan berbasis agropolitan ini bertujuan membangun sentral agropolitan sehingga produksi hasil pertanian di wilayah tersebut dapat terserap dan bisa distribusikan ke wilayah luar Bangka Selatan dan bisa ke luar Bangka Belitung,” kata Justiar.

Ia juga menjelaskan, Areal persawan di Basel setiap tahunnya terjadi peningkatan signifikan, tercatat di 2016 luas tanam padi sawah mencapai 5.320 hektar, dengan produktivitas 3.015 ton per hektar. Ditambah padi ladang luas 1.018 hektar, produktivitas 1.751 ton per hektar.

“Apabila dikalkulasi keseluruhan produksi padi sebanyak 178.247 ton setara 9.504 ton beras. Dan ini memenuhi 44,77 persen dari kebutuhan beras Bangka Selatan sebesar 21.230 ton,” jelasnya.

Sedangkan di Desa Rias, lanjut Justiar sudah tercetak seluas 2.372 hektar yang saat ini dilakukan panen panen perdana.

“Dengan potensi luasan sawah tersebut, mari kita terus oprimalkan hasil swasembada beras di Bangka Selatan dan optimalkan pembangunan sektor pertanian di Bangka Selatan,” ujarnya.

Oleh karena itu, dalam kesempatan panen perdana ini, Jutiar mengajak para petani di Basel bersama-sama sukseskan peningkatan produksi padi melalui kegiatan gerakan tanam serentak.

“Mari kita sukseskan hasil produksi padi kita di Bangka Selatan agar lebih meningkatkan kualitas dan kuantitas padi kita melalui gerakan tanam serentak agar tecapainya lubung padi Bangka Belitung,” tuturnya.

[Heateor-SC]