PANGKALPINANG, LASPELA — Pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Bangka Belitung (Babel) nomor urut 1, Erzaldi Rosman dan Yuri Kemal (Beramal) meyakini potensi alam Babel untuk dikembangkan. Seiring dengan kemantangan sumber daya manusianya.
Lewat pengelolaan yang baik, kekayaan alam Babel diharapkan mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat hingga berdampak kepada kemakmuran daerah. Oleh sebabnya, Erzaldi-Yuri bertekad untuk kembali menata dan memperjuangkan hak-hak masyarakat Babel.
“Doakan dan dukung kami untuk kembali memperjuangkan program-program baik untuk masyarakat ini,” ungkap Calon Gubernur Babel 2024-2029, Erzaldi Rosman lewat siaran pers, Kamis (10/10/2024).
Erzaldi tak menampik, jika potensi di berbagai sektor masih ada peluang untuk dikembangkan terutama di sektor pertambangan, tak terkecuali sektor pertanian, perkebunan maupun peternakan.
Meskipun Babel belum bisa berdiri sendiri, namun nilai ketahanan pangannya sudah cukup bagus, tinggal bagaimana mendorong para petani untuk dapat lebih produktif lagi.
“Di sektor pertanian kita terus mendorong agar terciptanya swasembada pangan yang kuat di Babel melalui program-program yang kita canangkan, namun disisi lain hal ini juga membutuhkan konsistensi dari para petani agar dapat mewujudkan swasembada pangan daerah Babel,” kata Gubernur Babel periode 2022-2024 ini.
Sementara di sektor perkebunan, diakui Erzaldi, masih menjadi salah satu penyumbang penghasilan masyarakat, apalagi ditengah potensi lada putih yang saat ini harganya sedang menjanjikan.
Disamping itu, juga banyak masih jenis tanaman lain yang harganya juga menjanjikan. Dirinya berharap, kondisi ini dapat menjadi perhatian agar perekonomian Babel tidak hanya tergantung dari sektor pertambangan timah.
“Misalnya ada durian cumasi, super tembaga, dan lain-lain sesuai permintaan pasar. Harga dari hasil perkebunan itu sangatlah menjanjikan sehingga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” jelasnya.
Untuk di sektor peternakan, Erzaldi mengatakan akan membantu para peternak untuk dapat lebih berkembang lagi melalui program-program yang telah dirinya siapkan seperti budidaya sapi potong. Sehingga nantinya, para peternak lokal dapat memenuhi kebutuhan di daerah, dan Babel tak perlu import lagi. “Kalau ini dapat berjalan dengan baik, insyaAllah Babel tidak akan impor (sapi potong) lagi,” jelasnya
Dan terakhir sektor Utama Babel berupa Pertambangan, Erzaldi akan memperjuangkan kembali hajat penambang rakyat Babel. Dirinya akan kembali memperjuangkan Wilayah Penambangan Rakyat (WPR) dan Izin Penambangan Rakyat (IPR) yang selama ini mentok dan belum ada solusi.(ril/chu)