Menerangi Serumpun Sebalai

Gerakan Tanam Cabai dan Bawang Merah, Algafry Rahman Berupaya Tekan Inflasi

Avatar photo
Gerakan Tanam Komoditas Hortikultura di Pemkab Bangka Tengah.(IST)

KOBA, LASPELA – DPKP Kabupaten Bangka Tengah melaksanakan Gerakan Tanam Bersama Komoditas Hortikultura di lahan Pemkab Bangka Tengah, Jumat (8/5/2026).

Gerakan Tanam ini salah satu upaya pemerintah daerah dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus menekan laju inflasi, khususnya dari sektor bahan pangan seperti cabai dan bawang merah.

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman mengatakan, gerakan tanam bersama ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah, petani, dan berbagai stakeholder dalam memanfaatkan lahan produktif.

“Alhamdulillah, ini bentuk dukungan dari petani dan stakeholder yang ingin memberikan dukungan terhadap bagaimana memanfaatkan lahan, kemudian bagaimana mereka mendukung kita dalam menekan laju inflasi terhadap komoditas yang ada di Indonesia maupun Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” ujar Algafry.

Ia menjelaskan, harga cabai hingga saat ini masih menjadi salah satu komoditas yang sangat mempengaruhi angka inflasi daerah.

Baca Juga  Kolaborasi Tingkatkan Pemberdayaan Masyarakat, PT TIMAH Bahas Pembaharuan RIPPM untuk Masyarakat Bangka Tengah

“Karena memang sampai hari ini harga cabai itu sangat berpengaruh terhadap laju inflasi, jadi memang ini upaya yang bisa kita lakukan,” katanya.

Menurut Algafry, pemanfaatan lahan pekarangan untuk bercocok tanam juga dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga. Ia menilai, masyarakat mulai sadar bahwa hasil tanaman tidak hanya untuk konsumsi pribadi, tetapi juga memiliki nilai ekonomi.

“Saya sudah melihat beberapa rumah tangga memang memanfaatkan lahan sekitar untuk menanam cabai. Bahkan cabai bukan hanya bisa dikonsumsi, tapi juga bisa diproduksi sebagai penunjang ekonomi keluarga,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala DPKP Bangka Tengah, Dian Akbarini mengatakan pihaknya terus berupaya meningkatkan ketersediaan pangan di tengah masyarakat melalui berbagai program pertanian dan ketahanan pangan.

“Alhamdulillah, sampai saat ini kita terus berupaya untuk meningkatkan kebutuhan yang ada di masyarakat. Para petani seperti tadi kita tanam cabai merah, di belakangnya juga ada jagung, kemudian ada bawang merah,” ujarnya.

Baca Juga  Algafry Rahman Panen Udang Vaname Ratusan Kilogram, Langsung Dijual ke MBG

Ia menambahkan, untuk mendukung ketahanan pangan pokok, Bangka Tengah juga memiliki lahan persawahan di Kecamatan Namang. Selain itu, masyarakat juga mulai aktif menanam padi huma dan padi gogo di lahan mereka masing-masing.

“Sekarang Bangka Tengah menjadi klaster bawang merah dan cabai, jadi kita harapkan program ini terus berkelanjutan,” katanya.

Tak hanya itu, DPKP Bangka Tengah juga menggencarkan gerakan pemanfaatan pekarangan rumah bekerja sama dengan Kelompok Wanita Tani (KWT) dan TP PKK.

“Jadi kita bekerja sama dengan ibu-ibu KWT dan PKK untuk memanfaatkan pekarangan dengan menanam dan juga berternak,” pungkasnya.(Pri)

 

[Heateor-SC]