154 Peserta Lolos Seleksi Administrasi Paskibraka di Pangkalpinang, Banyak Peserta Gugur Gegara Tinggi Badan

Kepala Kesbangpol Kota Pangkalpinang, Donald Tampubolon, Rabu (8/4/2026).

PANGKALPINANG, LASPELA – Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) mulai melaksanakan seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026.

Dari lebih 200 pendaftar, sebanyak 154 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi dan mengikuti tahapan seleksi lanjutan.

Kepala Kesbangpol Kota Pangkalpinang, Donald Tampubolon, menjelaskan bahwa banyaknya peserta yang gugur pada tahap awal disebabkan oleh faktor tinggi badan yang menjadi salah satu syarat utama.

“Dari 200 lebih pendaftar, yang lolos administrasi hanya 154 orang. Banyak yang tidak memenuhi syarat tinggi badan sesuai ketentuan,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).

Ia mengungkapkan, standar tinggi badan yang ditetapkan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yakni minimal 170 cm untuk putra dan 165 cm untuk putri.

Namun, pemerintah daerah diberikan dispensasi untuk menyesuaikan dengan kondisi daerah.

“Di Pangkalpinang, kita turunkan menjadi 167 cm untuk putra dan 162 cm untuk putri. Kalau tetap pakai standar nasional, kemungkinan peserta yang lolos akan jauh lebih sedikit,” jelasnya.

Meski demikian, untuk peserta yang akan dikirim ke tingkat provinsi hingga pusat, tetap wajib memenuhi standar tinggi badan nasional. Nantinya, Kota Pangkalpinang akan mengirimkan masing-masing lima putra dan lima putri untuk mengikuti seleksi tingkat provinsi.

Dalam proses seleksi tahun ini, panitia menargetkan sebanyak 34 peserta terbaik untuk menjadi anggota Paskibraka Kota Pangkalpinang.

Seleksi dilakukan secara bertahap dengan sistem gugur. Pada hari pertama, peserta telah mengikuti Tes Intelegensia Umum (TIU) dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Selanjutnya, dan hari ini diisi dengan tes kesehatan dan parade.

Kemudian pada hari Kamis dilaksanakan tes Peraturan Baris Berbaris (PBB) dengan sistem penilaian.

Dilanjutkan pada hari Sabtu dengan tes kesamaptaan di stadion yang meliputi lari, push-up, sit-up, dan shuttle run sejak pukul 05.30 WIB.

Tahapan terakhir berupa tes kepribadian atau wawancara yang dijadwalkan pada hari Senin.

Untuk menjamin objektivitas, tim seleksi melibatkan berbagai instansi, di antaranya TNI, Polri, Dinas Kesehatan, Badan Pertanahan Nasional (BPN), tim psikologi terapan, serta Kesbangpol.

Donald juga menyampaikan pesan dari Wali Kota Pangkalpinang kepada seluruh peserta agar tidak berkecil hati jika belum berhasil lolos seleksi.

“Peserta yang belum terpilih tetap akan dikukuhkan sebagai Paskibra sekolah karena sudah mengikuti latihan gabungan yang diselenggarakan oleh DPPI,” katanya.

Ia menambahkan, peserta yang terpilih sebagai Paskibraka akan menjalani masa bakti selama satu tahun.

Pemusatan latihan dijadwalkan dimulai pada Agustus, dengan pengukuhan sekitar 15 Agustus, dan baru dinyatakan sebagai Purna Paskibraka setelah upacara 1 Juni tahun berikutnya. (dnd)

 

[Heateor-SC]