Kantor PWI Babel Dirusak OTD, Kasus Resmi Dilaporkan ke Polresta Pangkalpinang

Sekretaris PWI Babel, Fakhruddin Halim, didampingi Ketua PWI Babel M Fathurrakhman beserta jajaran pengurus lainnya saat melaporkan kasus pengerusakan Kantor Sekretariat PWI Babel di Polresta Pangkalpinang, Senin (30/3/2026). (Foto: ist)

PANGKALPINANG, LASPELA— Insiden perusakan disertai hilangnya sejumlah barang di Kantor Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (PWI Babel) resmi dilaporkan ke Polresta Pangkalpinang, Senin (30/3/2026).

Laporan tersebut disampaikan oleh Sekretaris PWI Babel, Fakhruddin Halim, didampingi Ketua PWI Babel M Fathurrakhman beserta jajaran pengurus lainnya. Aduan diterima oleh Pamapta III Ipda Arief.

“Kejadian pengerusakkan kantor dan hilangnya sejumlah barang di Kantor PWI Babel resmi kita laporkan ke Polresta Pangkalpinang,” kata M Fathurrakhman.

Ketua PWI Babel yang akrab disapa Boy itu berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan tersebut dan mengungkap pelaku hingga dalang di balik kejadian. Ia juga menyoroti sejumlah kejanggalan, terutama terkait barang yang hilang.

Menurutnya, ada indikasi bahwa kehilangan tersebut seolah-olah hanya untuk menutupi persoalan lain. Pasalnya, sejumlah barang bernilai lebih tinggi dan mudah dibawa justru tidak hilang.

“Ini yang perlu diungkap motif dari kejadian di Kantor PWI Babel oleh pihak berwajib,” kata Boy.

Peristiwa ini pertama kali diketahui saat Fakhruddin Halim hendak beraktivitas di kantor sekitar pukul 13.00 WIB. Ia mendapati kondisi kantor sudah dalam keadaan rusak.

“Saat masuk kediaman kantor PWI Babel kaget melihat pintu depan diikat tali plastik dari dalam lalu saya cek kebelakang pintu terbuka dalan kondisi dijebol, sejumlah barang sudah rusak. Saat saya cek sejumlah barang juga sudah hilang, dan disalah satu sisi dinding tertulis ancaman ‘YO BEGASAK,’” kata Fakhruddin Halim.

Mengetahui hal tersebut, Fakhruddin langsung melaporkan kepada Ketua PWI Babel yang kemudian meneruskan informasi ke pihak kepolisian.

Tak lama berselang, aparat Polresta Pangkalpinang datang ke lokasi untuk melakukan pengecekan.

Dari hasil awal, diketahui pelaku diduga masuk melalui pintu belakang dengan cara merusaknya. Sejumlah fasilitas kantor mengalami kerusakan, termasuk kursi tamu yang dirusak menggunakan benda tajam. Selain itu, ditemukan sajadah dan sarung yang dibakar di dalam kuali, kabel listrik yang diputus, serta berbagai bentuk kerusakan lainnya.

 

Di lokasi juga ditemukan coretan bernada ancaman bertuliskan “YO BEGASAK” pada dinding, serta tulisan di atas kertas bekas dus berbunyi “Bencong By Salam BIN”.

Selain aksi perusakan, beberapa barang dilaporkan hilang, di antaranya tabung gas, kipas angin, dan mesin pompa air.

Pihak PWI Babel menaruh perhatian serius terhadap kejadian ini. Boy menduga peristiwa tersebut bukan sekadar tindak kriminal biasa, melainkan berpotensi berkaitan dengan aktivitas jurnalistik yang dilakukan anggotanya.

“Tadi pihak Polresta Pangkalpinang sudah datang dan kita akan melaporkan resmi agar diungkap pelaku dan dalang dari kejadian ini,” kata Boy. (rls/*)

[Heateor-SC]