PANGKALPINANG, LASPELA – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Wakil Ketua DPRD Babel Eddy Iskandar mengajak semua pemangku kebijakan tanpa terkecuali masyarakat Bangka Belitung untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
“Dalam suasana Ramadan hingga menjelang Idulfitri ini, mari kita sama-sama menjaga kondusivitas,” ujarnya kepada media di Pangkalpinang, Selasa (9/3/2026).
Menurutnya peran seluruh pihak sangat dibutuhkan, terutama para pemangku kebijakan dan pihak yang memiliki kewenangan, agar situasi di daerah tetap sejuk dan stabil.
“Mari bersama-sama kita menjaga situasi tetap aman dan kondusif dari Ramadan hingga Idulfitri nanti,” ajak Politisi Partai Golkar ini.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menahan diri dan tidak memperbesar persoalan kecil yang berpotensi memicu konflik di tengah masyarakat.
“Jangan sampai persoalan kecil justru menjadi pemantik masalah yang lebih besar di masyarakat,” ungkapnya.
Ia berharap berbagai gesekan kecil yang sempat terjadi di tengah masyarakat tidak berkembang menjadi konflik yang dapat mengganggu ketertiban umum.
“Terlebih bagi kita yang memiliki tanggung jawab dan kewenangan, penting untuk menjaga suasana agar tetap tenang dan terkendali,” ujarnya.
Selain soal keamanan dan ketertiban, Eddy juga menyoroti potensi kenaikan harga serta ketersediaan bahan pokok yang biasanya meningkat menjelang hari raya. Ia meminta instansi terkait untuk memperketat pengawasan terhadap distribusi dan stok barang kebutuhan masyarakat.
“Kita memahami kebutuhan masyarakat biasanya meningkat saat mendekati hari raya. Karena itu, pemantauan stok dan harga harus dilakukan secara rutin agar jika ada kejanggalan bisa segera diantisipasi,” pungkasnya.
Sementara ditempat terpisah, diberitakan sebelumnya Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung juga telah mengambil langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas menjelang Idulfitri.
Kapolda Babel, Viktor T. Sihombing, mengatakan pihaknya telah menggelar rapat koordinasi lintas sektoral bersama sejumlah instansi terkait.
Rapat tersebut membahas berbagai langkah pengamanan, termasuk potensi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), gas elpiji, hingga kenaikan harga bahan pokok penting di masyarakat.
“Hari ini masing-masing instansi memberikan masukan terkait rencana pengamanan yang akan dilakukan secara sinergi dan bersama-sama,” kata Viktor.
Selain itu, kepolisian juga mempersiapkan langkah antisipasi terhadap potensi kemacetan lalu lintas serta kerawanan kecelakaan selama arus mudik dan arus balik Lebaran di wilayah Bangka Belitung.
“Termasuk juga mengantisipasi kepadatan lalu lintas serta potensi kerawanan kecelakaan di sejumlah titik,” tutupnya. (chu)








