Ramadan Tempat Pulang dan Memperbaiki Diri

* Husna Ainun Azzahra

Husna (foto: ist)

 

Di tengah kesibukan sebagai tenaga kesehatan dan Putri Hijabfluencer Bangka Belitung 2025, Husna menemukan makna Ramadan sebagai ruang untuk bertumbuh, berbagi, dan menata kembali niat hidupnya.

Di sela waktu yang berlari menuju azan Magrib, Husna menata langkahnya dengan tenang. Ramadan, bagi gadis kelahiran 8 Mei 2004 itu, bukan sekadar bulan menahan lapar dan dahaga. Ia adalah ruang sunyi untuk memperbaiki hubungan dengan Allah hablum minallah sekaligus jembatan untuk mendekat kepada sesama. Ramadan juga kesempatan untuk menimba pahala, melalui sedekah yang diperbanyak.

“Sedekah bukan hanya berbicara tentang nominal yang besar,” ujarnya.

“Saya percaya, ketika kita memudahkan orang lain, Allah juga akan memudahkan setiap langkah dan niat baik kita,” sambungnya.

Kalimat itu bukan sekadar kutipan indah. Ia menjelma menjadi kebiasaan. Di bulan suci, Husna memperbanyak amalan sunnah, memperbaiki kualitas ibadah, sekaligus menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu mereka yang membutuhkan. Ramadan baginya adalah momentum untuk membersihkan hati, sekaligus menajamkan empati.

Husna Ainun Azzahra adalah anak kedua dari tiga bersaudara. Ia tumbuh dalam keluarga sederhana yang menanamkan disiplin dan kesungguhan sejak dini. Pendidikan ditempuhnya secara bertahap: mulai dari SDN 55 Pangkalpinang, kemudian MTsN 1 Pangkalpinang, melanjutkan ke MAN Insan Cendekia Bangka Tengah, hingga akhirnya menimba ilmu di Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang.

Jejak prestasinya sudah terlihat sejak kecil. Ia konsisten berada di tiga besar sejak bangku sekolah dasar hingga madrasah. Namun, Husna tak pernah menjadikan deretan angka itu sebagai tujuan akhir. Baginya, belajar adalah bentuk syukur.

Baca Juga  Polsek Kelapa Amankan Sepeda Motor dan Timah Milik Komplotan Pencuri

Ramadan sering ia kenang sebagai fase refleksi perjalanan itu. “Kalau melihat ke belakang, saya hanya ingin menjadi pribadi yang terus bertumbuh. Ramadan mengingatkan saya untuk tidak cepat puas, tapi juga tidak lupa bersyukur,” ucapnya.

Keputusan gadis manis ini mengikuti ajang Putri Hijab bukanlah keputusan yang lahir tiba-tiba. Latar belakangnya sebagai siswi MAN Insan Cendekia dengan sistem asrama dan basis pendidikan Islam selama tiga tahun membentuk cara pandangnya.

Ia ingin menyampaikan pesan sederhana: hijab bukan penghalang. Hijab adalah simbol nilai, kepercayaan diri, dan keberanian muslimah untuk tumbuh dan berdaya.

Langkah itu membawanya menyandang gelar Putri Hijabfluencer Bangka Belitung tahun 2025, sekaligus masuk Top 25 Putri Hijabfluencer Indonesia.

Di tengah aktivitasnya sebagai brand ambassador dan model runaway untuk produk fesyen lokal, Husna tetap berpijak pada prinsip hidupnya: “Never regret it twice. Just go ahead, work hard for it and put your trust in Allah. Better we failed and then learn than never.” Sekali melangkah, ia memilih untuk tidak menoleh kebelakang dengan penyesalan. Baginya, lebih baik gagal lalu belajar dari pada tidak pernah mencoba sama sekali.

Prinsip itu pula yang ia bawa dalam Ramadan melangkah, berusaha, lalu berserah.

Kini, selain menyandang gelar Putri Hijabfluencer Bangka Belitung 2025, Husna juga bekerja di salah satu rumah sakit swasta di Bangka Belitung. Latar belakangnya sebagai lulusan terbaik Program Studi Keperawatan Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang membawanya terjun langsung melayani masyarakat.

Baca Juga  DPRD Babel Pastikan Stok LPG dan BBM Aman Jelang Lebaran

Di ruang-ruang perawatan, Ramadan terasa berbeda. Ia menyaksikan pasien yang tetap tersenyum dalam sakitnya, keluarga yang setia menunggu dengan doa, serta tenaga kesehatan yang berjibaku tanpa mengenal waktu.

“Ramadan mengajarkan saya tentang sabar yang nyata,” katanya.

“Di rumah sakit, kita belajar bahwa sehat adalah nikmat luar biasa,” imbuhnya.

Bagi Husna, Ramadan bukan hanya tentang memperbanyak ibadah pribadi. Ia adalah ruang untuk menata niat, memperbaiki akhlak, dan menebar manfaat. Ia berharap segala niat baik yang belum tercapai di tahun lalu dapat Allah mudahkan tahun ini.

“Semoga saya bisa menjadi pribadi yang terus membawa kebermanfaatan dan nilai positif bagi orang-orang di sekitar,” harapnya. (rul)

Prestasi:

* 1st Runner Up Duta Kampus Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang (2022)
* Juara III KTIQ MTQMN Mahasiswa Poltekkes se-Indonesia
* Honourable Mention Master Category Debate – National Health Polytechnic English Olympic, Sulawesi Tengah (2024)
* Top 10 National Health Vocation Student Campus, Tasikmalaya (2024)
* Juara 2 Lomba BHD Individu se-Babel (2024)
* Juara 1 Mahasiswa Berprestasi Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang (2024)
* Juara 3 Mahasiswa Berprestasi Regional Kategori Pemberdayaan Masyarakat, Riau (2024)
* Awardee Beasiswa & Bantuan Dana Penelitian Mahasiswa Berprestasi (2024)
* Silver Medalist Poster Competition – National Health Polytechnic English Olympic, Mataram (2025)
* Lulusan Terbaik 2 Prodi Keperawatan Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang
Pageant & Influencer
* Juara 1 Putri Hijabfluencer Bangka Belitung (2025)
* Putri Hijabfluencer Indonesia Terbaik Bangka Belitung 1 (2025)
* Top 25 Putri Hijabfluencer Indonesia.

[Heateor-SC]