Menerangi Serumpun Sebalai

Sempat Tersendat, DKUP Babar akan Sidak Penyaluran Gas LPG Subsidi 

Avatar photo
Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (DKUP) Kabupaten Bangka Barat, Miwani.

MENTOK, LASPELA  — Sejumlah warga di Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat (Babar), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), sempat kesulitan mendapatkan Liquefied Petroleum Gas (LPG) subsidi ukuran 3 kilogram.

Menindaklanjuti hal tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Barat, berencana memperketat pengawasan distribusi gas elpiji subsidi 3 kilogram di seluruh pangkalan.

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (DKUP) Kabupaten Bangka Barat, Miwani, mengatakan

“Untuk pengawasan, kami baru akan melakukan karena ada isu terkait kelangkaan gas elpiji 3 kilogram,” kata Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (DKUP) Babar, Miwani, pada Selasa (20/1/2026).

Baca Juga  Kolaborasi PT TIMAH, Pemerintah Kabupaten Bangka dan Warga Ubah Kolong AKHLAK Jadi Kawasan Produktif

Dikatakan Miwani, pihaknya akan melibatkan sejumlah stakeholder terkait untuk melakukan pengawasan dan titiknya masih dirahasiakan.

“Kita libatkan camat di wilayah masing-masing, Satpol PP dan Satreskrim Polres Bangka Barat. Untuk jadwal ke pangkalan mana itu masih kami rahasiakan, sambil menunggu jadwal  dari para agen,” ujarnya.

Baca Juga  Perjuangan Habibi Melawan Hirschsprung, Bantuan PT TIMAH Ringankan Beban Keluarga

Lebih lanjut, ia menjelaskan untuk distribusi elpiji 3 kilogram biasanya dilakukan dua kali dalam sepekan oleh setiap agen.

Sementara terkait isu kelangkaan, ia mengungkapkan berdasarkan informasi yang diterima DKUP, gangguan pasokan diduga kadena kondisi cuaca dan kapal rusak.

“Jadi pada tanggal 13 Januari lalu ada surat edaran. kami juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan mengonfirmasi ke pihak SPBE. Ada kapal yang mengalami kerusakan,” ucapnya. (oka)