Mahasiswa Tenggelam di Teluk Uber, Korban Selamat Akui Ombak Capai Satu Meter di Atas Kepala

Avatar photo
Korban selamat, Galih, Selasa (13/1/2026)

SUNGAILIAT, LASPELA — Galih, salah satu korban selamat insiden tenggelam di perairan Pantai Teluk Uber, Sungailiat mengaku gelombang laut sempat mencapai sekitar satu meter di atas kepala saat mereka berenang menuju bebatuan.

Menurut Galih, ketika mereka mulai berenang dari tepi pantai, kondisi ombak masih terbilang ada namun belum terlalu tinggi.

Namun situasi berubah saat mereka mendekati area bebatuan.

“Pas kami berenang ombak itu ada, tapi belum setinggi itu. Baru pas mau sampai ke batuan, ombaknya jadi tinggi,” kata Galih, Selasa (13/1/2026).

Ia menjelaskan, ombak yang datang saat itu diperkirakan mencapai sekitar satu meter di atas kepala mereka, sehingga membuat tenaga cepat terkuras dan menyulitkan untuk berenang.

Peristiwa tersebut terjadi saat Galih dan rekan-rekannya sedang mengisi waktu liburan bersama.

Mereka merupakan mahasiswa semester I jurusan Bisnis Digital di Polman Babel yang baru saja menyelesaikan Ujian Akhir Semester (UAS).

“Niatnya liburan satu kelas, karena kami sudah UAS,” ujarnya.

Sebelum berenang, Galih menyebut seluruh rangkaian kegiatan telah selesai dilakukan, mulai dari memanggang ikan hingga permainan antar mahasiswa.

Dari seluruh rombongan, hanya empat mahasiswa laki-laki yang memutuskan untuk berenang ke arah bebatuan, sementara mahasiswa perempuan tidak ikut ke laut.

“Kami cowok cuma berempat, yang lain perempuan tidak ikut berenang,” jelasnya.

Akibat insiden tersebut, Galih dan rekan lainnya juga mengalami luka lecet di beberapa bagian tubuhnya akibat benturan dengan bebatuan saat dihantam ombak. (mah)

[Heateor-SC]