Menerangi Serumpun Sebalai

Buntut Perkelahian Pelajar, Tujuh Orang Saksi Diperiksa Polisi

Avatar photo
Kasatreskrim Polres Bangka Barat, AKP Fajar Riansyah Pratama.

MENTOK, LASPELA  — Kasus kekerasan di lingkungan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri  Mentok, Kabupaten Bangka Barat (Babar), yang terjadi pada 1 September 2025 masih berlanjut.

Kasatreskrim Polres Bangka Barat, AKP Fajar Riansyah mengatakan sejauh ini sudah sebanyak 7 orang saksi-saksi yang dilakukan pemeriksaan.

Baca Juga  Kolaborasi PT TIMAH, Pemerintah Kabupaten Bangka dan Warga Ubah Kolong AKHLAK Jadi Kawasan Produktif

Saksi-saksi tersebut terdiri dari 2 orang guru, 2 orang tua siswa, serta 3 orang anak yang terlibat perkelahian tersebut.

“Kita sudah melakukan penyelidikan dan meminta keterangan sejumlah saksi, dalam waktu dekat akan dilakukan gelar,” katanya, Rabu (24/9/2025).

Karena permasalahan tersebut dialami oleh anak di bawah umur dan berstatus masih pelajar, maka kedepan polisi akan mengupayakan diversi atau perdamaian terhadap kedua belah pihak.

Baca Juga  Perjuangan Habibi Melawan Hirschsprung, Bantuan PT TIMAH Ringankan Beban Keluarga

“Karena sudah terbit LP (laporan polisi), jadi nanti setelah naik sidik, maka akan kita upayakan diversi dengan melibatkan instansi terkait,” ujarnya. (oka)