MENTOK, LASPELA — Setelah dilantik menjadi Ketua PMI Bangka Barat, dr. Yovita Sari menyampaikan akan langsung fokus bekerja untuk memenuhi stok darah dan melakukan edukasi kepada masyarakat.
Hal pertama yang akan diperhatikannya adalah stok darah yang saat ini masih jadi kendala saat ada masyarakat yang membutuhkan donor.
“Sekarang kan (darah) masih menjadi permasalahan di Bangka Barat, jadi kita akan membuat stok darah terjamin dan darahnya lebih rapi dan lebih lancar,” ucapnya, Selasa (9/9/2025).
Untuk memenuhi ketersediaan darah itu, Yovita akan membuat relawan mulai dari tingkat kecamatan hingga desa, serta memberikan edukasi kepada masyarakat.
“Donor darah itu baiknya rutin, 3 bulan sekali, yang saat ini kita dapati, terutama di bangka barat adalah, donor darah itu kalau sudah butuh, kepepet baru donor. Ini akan kita buat rutin 3 bulan sekali,” ujarnya.
Selain melakukan edukasi, Yovita juga akan menyiapkan hadiah dan penghargaan kepada para relawan yang rutin melakukan donor darah.
“Akhir tahun kita akan bikin makan malam bersama dan memberikan penghargaan kepada relawan yang rutin donor darah. Itu akan memancing relawan untuk donor, tapi yang paling penting edukasi terlebih dahulu,” katanya.
Selain darah, Yovita juga akan melakukan edukasi kepada relawan terkait fungsi dan tugas PMI yang lain dan itu akan dijalankan selama kepemimpinannya.
“Ada banyak hal yang menjadi program kerja, termasuk pelatihan-pelatihan bantuan hidup dasar, tanggap bencana, dan pembinaan PMR yang ada di sekolah,” ujarnya. (oka).





