Menerangi Serumpun Sebalai

Akibat GPS Error, KM Mawar II Keluar Jalur Haluan

SUNGAILIAT, LASPELA — KM Mawar II yang sebelumnya dinyatakan hilang di Perairan Tuing berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan, Minggu (8/10/2023).

Kasat Polairud Polres Bangka, IPTU Andy seizin Kapolres Bangka, AKBP Taufik Noor Isya mengatakan bahwa hilangnya kapal yang ditumpangi La Ode Sahrin Sani (58) nelayan asal lingkungan Nelayan 1 Sungailiat itu disebabkan oleh Global Positioning System (GPS) kapal mengalami error.

Baca Juga  Perjuangan Habibi Melawan Hirschsprung, Bantuan PT TIMAH Ringankan Beban Keluarga

“GPS kapal pancing milik korban mengalami gangguan (error sistem) sehingga mengakibatkan kapal tersebut keluar jalur haluan dari titik koordinat,” kata IPTU Andy.

Dikatakannya, proses pencarian terhadap korban memakan waktu tiga jam, hingga akhirnya korban berhasil ditemukan pada titik kordinat 01° 36° 695° S , 106° 07° 996° E.

Baca Juga  Kolaborasi PT TIMAH, Pemerintah Kabupaten Bangka dan Warga Ubah Kolong AKHLAK Jadi Kawasan Produktif

“Saat ditemukan, korban dalam keadaan terombang ambing di atas kapal miliknya yang sedang lego jangkar,” ujarnya.

Usai ditemukan, sekira pukul 16.00 WIB korban langsung diserahkan oleh personel gabungan kepada pihak keluarga. (mah)