Menerangi Serumpun Sebalai

Pemprov Babel Galakkan Program Blue Green, Pekarangan Kantor Dijadikan Budidaya Sayur dan Buah

PANGKALPINANG, LASPELA – Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Kep. Babel), Suganda Pandapotan Pasaribu mengajak para Aparatur Sipil Negara (ASN) ruang lingkup jajaran Pemerintah Provinsi Kep. Babel untuk memanfaatkan lahan pekarangan kantor masing-masing untuk membudidayakan berbagai jenis sayuran dan buah-buahan, Jumat (05/05/23). Hal itu dilakukan dalam rangka mendukung kegiatan inovasi Blue Green.

Orang nomor satu di Babel ini mengungkapkan, kegiatan inovasi Blue Green diinisiasi oleh salah seorang ASN bernama Irifan. Dia menilai program ini sangat bagus dan perlu didukung supaya hal seperti ini dapat ditiru oleh ASN yang lainnya.

“Saya sangat setuju sekali kegiatan seperti ini. Lahan pekarangan kantor yang selama ini tidak dimanfaatkan, sekarang memiliki nilai ekonomis. Kita bisa mendapatkan sayuran dan buah-buahan, pekarangan kantor menjadi hijau dan bersih, serta menghasilkan nilai lebih,” ujarnya.

Baca Juga  Kolaborasi PT TIMAH, Pemerintah Kabupaten Bangka dan Warga Ubah Kolong AKHLAK Jadi Kawasan Produktif

Untuk itu, Pj Gubernur Suganda telah mengeluarkan surat edaran untuk perangkat daerah supaya melakukan hal yang serupa.

Sementara itu, Irifan salah seorang ASN dari biro umum salah seorang pengagas kegiatan Blue Green menuturkan, Blue adalah singkatan dari Budidaya Lahan Upaya Ekonomis, sedangkan green adalah singkatan dari Gerakan Reflikasi Ekosistem Elok Natural.

“Ini merupakan inisiatif Irifan sendiri Pak, untuk memanfaatkan lahan-lahan kantor yang selama ini tidak dimanfaatkan. Kegiatan blue green kita ini baru 2 bulan, mulai dari cabe,sayur-sayuran, pepaya, melon, bayam, sawi hijau dan kangkung. Nah, Pak Pj kami minta untuk melakukan panen perdana ini,” ujar Irfan.

Baca Juga  Perjuangan Habibi Melawan Hirschsprung, Bantuan PT TIMAH Ringankan Beban Keluarga

Untuk diketahui bahwa penanaman sayur dengan program blue green, tidak perlu menggunakan berbagai jenis pupuk. Tujuannya ini menurut Irifan dalam upaya untuk mensosialisasikan kepada publik supaya tidak lagi menggunakan pupuk kimia yang cenderung dapat memberikan Efek-efek kurang baik untuk kesehatan tubuh.

Lebih lanjut irifan menuturkan, lahan pekarangan kantor gubernur yang cukup luas akan dijadikan icon Pemerintah Provinsi Kep. Babel dengan kegiatan blue green ini. (ril/chu)