KOBA, LASPELA– Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman mengatakan bahwa angka kemiskinan di Bateng tahun 2022 sebesar 4,86 persen atau turun 0,27 persen dibanding tahun sebelumnya sebesar 5,13 persen.
“Jumlah penduduk miskin di Bateng mengalami penurunan pada tahun 2022 yaitu sebesar 9.610 jiwa, sedangkan pada tahun 2021 sebesar 10.030 jiwa,” kata Algafry, Selasa (4/4/2023).
Ia mengungkapkan bahwa terjadi kenaikan angka garis kemiskinan di Kabupaten Bateng, dimana pada tahun 2021 sebesar Rp. 735.000 per bulan per kapita menjadi Rp. 773.509 per bulan per kapita pada tahun 2022.
“Untuk tingkat pengangguran terbuka di Bateng tahun 2022 sebesar 3,99 persen, turun dibandingkan tahun 2021 sebesar 4,95 persen,” katanya.
“Data tersebut menunjukkan bahwa Pemkab Bateng berhasil menurunkan tingkat pengangguran terbuka pada tahun 2022 dan lapangan kerja di Bateng juga semakin membaik,” kata Algafry.(Jon)