Menerangi Serumpun Sebalai

Bupati Algafry Optimis Capaian Kinerja Pemkab Bateng Lebih Baik di Tahun 2023

Bupati Bateng, Algafry Rahman

KOBA, LASPELA– Bupati Bangka Tengah (Bateng), Algafry Rahman optimis  capaian kinerja Pemkab Bateng pada Tahun 2023 lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

Hal tersebut dikatakan bupati saat menyampaikan capaian kinerja penyelenggaraan Pemkab Bateng di berbagai bidang tahun 2022.

“Saya optimis capaian di tahun 2023 akan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” kata Algafry, Selasa (4/4/2023).

Algafry menyampaikan bahwa pada tahun 2022, realisasi angka harapan lama sekolah sebesar 12,11, angka rata-rata lama sekolah sebesar 7,22, angka harapan hidup sebesar 71,82, indeks pembangunan gender Bateng sebesar 91,77 persen, dan indeks perlindungan anak dengan target yang ditetapkan sebesar 65,5 persen.

“Laju pertumbuhan ekonomi Bateng pada tahun 2022 sebesar 6,10 persen, produk domestik regional bruto (PDRB) per kapita realisasi yang dicapai sebesar Rp. 51.209.814, tingkat pengangguran sebesar 3,99 persen dan persentase tingkat kemiskinan Bateng sebesar 4,86 persen,” katanya.

Pada bidang sarana dan prasarana publik, Algafry mengatakan bahwa persentase jalan kabupaten dalam kondisi mantap di Kabupaten Bateng pada tahun 2022 dapat terealisasi sebesar 72,39 persen, dan persentase rumah layak huni Bateng sebesar 96,85 persen.

“Dalam bidang lingkungan yang unggul serta berkelanjutan, indeks kualitas air Bateng sebesar 52,92, indeks kualitas udara sebesar 90,42, indeks kualitas air laut sebesar 69,86, dan indeks kualitas lahan Bateng 44,60,” katanya.

Pada sektor pelayanan publik dan penyelenggaraan pemerintah, dikatakannya bahwa Bateng mengantongi nilai sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintahan (SAKIP) BB (untuk nilai 70-80), opini BPK atas LKPD Bateng tahun 2021 adalah wajar tanpa pengecualian (WTP), indeks sistem pemerintahan berbasis elektronik tahun 2022 sebesar 2,80.

“Realisasi indeks kepuasan masyarakat yang dicapai terhadap pengukuran 25 unit pelayanan sebesar 80,89 persen, dan indeks inovasi pemerintahan daerah dengan realisasi pada tahun 2021 sebesar 59,98,” kata Algafry.(Jon)