MUNTOK, LASPELA – Sepanjang tahun 2022 Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka Barat (Babar), Provinsi Bangka Belitung (Babel) mencatat dari bulan Januari hingga September terdapat sebanyak 6.360 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Demikian diungkapkan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Dinkes Babar, Asrul Sani, maraknya warga yang terjangkit ISPA disebabkan kondisi cuaca yang sudah memasuki musim hujan.
“Angka batuk pilek atau ISPA itu lebih mendominasi alias paling banyak, jumlah dari Januari hingga September ada 6.360 kasus, ditambah lagi dalam kondisi cuaca yang dingin seperti ini,” ungkap Asrul di Muntok, Jum’at (11/11/2022).
Lanjutnya meskipun ISPA bukan penyakit yang berbahaya dan mematikan, tapi Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Malaria juga ikut mengancam masyarakat yang saat ini sudah mulai mengalami kenaikan kasus.
“Naik kasus DBD ini sudah mulai pada bulan September, Oktober, November dan Desember, nanti bulan Maret 2023, DBD dan Malari ini turun sendiri, setiap tahun karakternya seperti itu,” jelasnya.
Maka dari itu guna mengantisipasinya, Asrul Sani menghimbau masyarakat terus menerapkan 3M (menguras, mengubur dan menutup) serta membersihkan lingkungannya.
“Ini harus dilakukan terutama menguras bak mandi, minimal seminggu sekali dan membersihkan keliling rumah, karena dalam waktu seminggu perubahan jentik menjadi nyamuk,” tandasnya. (Oka)





