Menerangi Serumpun Sebalai

Bong Ming Ming: Penanganan Stunting Tanggung Jawab Bersama

MUNTOK, LASPELA — Kasus stunting di Bangka Barat (Babar) masih tertinggi dibanding kabupaten/kota yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) sejak tahun 2018 lalu. Di bawah kepemimpinan Sukirman dan Bong Ming Ming sebagai Bupati dan Wakil Bupati, pihaknya berupaya menurunkan angka stunting.

Wakil Bupati Bong Ming Ming menyampaikan, Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang baru dikukuhkan beberapa waktu lalu akan melakukan edukasi mulia dari tingkat kecamatan, hingga ke tingkat dusun yang melibatkan semua unsur.

“Pertama harus semua OPD terlibat dalam hal penanganan stunting, tidak bisa sendiri-sendiri. Kita akan libatkan TNI/Polri, seluruh forkopimda lah. Kemudian edukasi kepada masyarakat, beberapa hari yang sudah kita persiapkan, dari dinas kesehatan kita ada program ‘Bik Cantik’ (Bina Keluarga Calon Pengantin Oke),” ungkapnya, Senin (6/6/22).

Baca Juga  Kolaborasi PT TIMAH, Pemerintah Kabupaten Bangka dan Warga Ubah Kolong AKHLAK Jadi Kawasan Produktif

Bong Ming Ming yang juga merupakan Ketua TPPS mengatakan, pihaknya akan fokus memberikan edukasi kepada calon pengantin, menghindari pernikahan dini, kemudian akan melakukan pendampingan ibu hamil hingga melahirkan.

“Inikan disuplay makanan bergizi supaya ibu-ibu itu tidak melahirkan anak stunting, kemudian kita juga mengawal dari makanan yang memang asli daerah, dan sebenarnya gizi cukup baik, itu yang akan kita edukasi buat ibu hamil. Jadi, mereka tidak asal makan, sehingga dari persiapan bayi dalam perut setelah dia keluar itu kita kawal,” katanya.

Dikatakan Bong Ming Ming, untuk penanganan stunting dibutuhkan kepedulian bersama, dan ia berencana akan menerapkan metode sama dengan penanganan Covid-19.

Baca Juga  Perjuangan Habibi Melawan Hirschsprung, Bantuan PT TIMAH Ringankan Beban Keluarga

“Kita pernah melakukan penanganan Covid-19 bersama forkopimda, bila ini kita lakukan percepatan penanganan stunting, Insyaallah jauh lebih baik. Dari edukasi itu, terus masyarakat juga kita edukasi untuk melakukan pengawasan, ini berbicara tentang generasi kan, jadi tanggung jawab bersama,” ungkapnya.

Ke depan Bong Ming Ming juga berencana akan melibatkan pihak ketiga seperti perusahaan yang ada di Bangka Barat, sehingga tidak terlalu membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Anggaran tidak harus serta merta APBD, banyak perusahaan yang bisa kita libatkan dalam hal penanganan stunting, sehingga beban dana tidak terlalu membebani APBD. Target kita tidak muluk-muluk, minimal kita tidak nomor satu, tapi harapan kita Insyaallah bisa turunkan drastis, tapi tidak semudah itu,” ucapnya. (Oka)