Menerangi Serumpun Sebalai

Keluarga Korban Penusukan di Dragon 88 Datangi Mapolres Bangka

SUNGAILIAT, LASPELA — Pihak keluarga AM (19), korban penusukan orang tak dikenal di Tempat Hiburan Malam Dragon 88, mendatangi Mapolres Bangka, Rabu (2/2/2022).

Alasan kedatangan pihak keluarga ini untuk mengetahui sejauh mana perkembangan proses penyelidikan terhadap pelaku.

“Justru itu saya datang ke sini (Polres Bangka) sampai dimana pengejarannya. Proses sudah berjalan tiga hari namun belum ada kabar,” tanya ayah korban, Hasanuddin.

“Pihak kepolisian menyampaikan kepada saya bahwa sudah bekerja tapi hasilnya belum ada,” tambahnya.

Hasanuddin berharap agar pelaku cepat terungkap dan dihukum sesuai peraturan yang berlaku.

“Semoga secepatnya pelaku itu ditemukan, dan dihukum seberat-beratnya,” harapnya.

Selain itu, ia juga meminta kepada pemilik Dragon 88 untuk bertanggungjawab atas insiden penusukan yang merenggut nyawa anaknya.

“Tanggungjawab itu harus. Memang sampai sekarang belum ada pihak pemilik datang ke rumah saya,” tuturnya.

Kasat Reskrim Polres Bangka, AKP Ayu Kusuma Ningrum seizin Kapolres Bangka, AKBP Indra Kurniawan mengatakan jika pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan dan pendalaman informasi terhadap para saksi.

“Kita masih lidik. Tapi kalau sampai mana perkembangannya itu informasi untuk kita ya. Yang jelas masih kita dalami informasi yang ada. Insya Allah dapat terungkap dalam waktu dekat ini,” katanya.

Menurut AKP Ayu, ada beberapa kendala yang dihadapi oleh tim penyidik sehingga pihak kepolisian sampai saat ini belum bisa mengungkap pelaku.

“Kendalanya saksi-saksi di lapangan memang melihat ciri-ciri pelaku, tetapi mereka sama sekali tidak mengenali pelaku. Kemudian kondisi kurangnya penerangan di Dragon saat kejadian, dan tidak ada CCTV di tempat kejadian,” ujarnya.

Namun demikian, pihaknya mengatakan hal itu tidak menjadi hambatan untuk tetap melakukan pengejaran terhadap pelaku.

“Kami juga meminta dukungan dari masyarakat apabila ada informasi mengenai pelaku, silahkan beritahu kami,” harapnya.

Pihak Reskrim Polres Bangka sendiri sudah memasang garis polisi di lokasi tempat kejadian. Namun, belum bisa dipastikan sampai kapan garis tersebut akan dicabut.

Diketahui sebelumnya, AM ditikam oleh Orang Tak Dikenal atau OTD saat joget di Taman Hiburan Malam Dragon 88 pada Minggu (30/1/2022) lalu.

Korban sempat dilarikan ke RS Medika Stania Sungailiat, namun nyawanya tak bisa ditolong saat masih berada di perjalanan. (mah)

[Heateor-SC]