MUNTOK, LASPELA — Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka Barat (Babar) menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di RT 03 Dusun VI Pait Jaya, Desa Belo Laut, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat (Babar), yang berlaku mulai Selasa (6/7/2021) malam.
Tim Gabungan dari Polres Bangka Barat, Kodim 0431 Bangka Barat, Sat Pol PP serta perangkat Desa Belo Laut sudah memasang portal pembatasan, dan pembangunan posko di ruas Jalan Pait Jaya.
Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka Barat Sidarta Gautama, mengatakan RT 03 Dusun Pait Jaya diberlakukan PPKM karena sudah masuk zona merah. Untuk itu, sesuai Permendagri No, 9 wajib dilakukan pembatasan kepada masyarakat, baik itu sosial, ekonomi, dan keagamaan.
“Artinya ini sudah harus kita lakukan supaya kita bisa meminimalisir dan melokalisir, jangan sampai dari sini lari ke RT sebelahnya lagi, lari ke dusun sebelah lagi. Itu yang kita antisipasi, jadi kegiatan ini bukan untuk menyulitkan masyarakat, tapi kita ingin membatasi, jangan sampai melebar,” jelasnya.
Sidarta mengatakan, satgas penanganan Covid-19 sudah melakukan tracking di RT tersebut dan PPKM Mikro akan diberlakukan 10 hari ke depan karena sudah ada 6 rumah dengan 11 orang dinyatakan terkonfirmasi positif.
Untuk itu, Sidarta berharap orang dari luar RT tersebut tidak masuk terlebih dulu. “Ini sudah kita sepakati bersama dengan kades sampai dengan RT-nya, tadi pak kapolres juga sudah menyampaikan. Ini Insyaallah dan Alhamdulillah semuanya menerima tadi untuk dilakukan ini,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolres Bangka Barat AKBP Agus Siswanto, menyampaikan dirinya sudah memberikan imbauan kepada masyarakat untuk membatasi mobilitas, agar RT tersebut cepat kembali ke zona hijau. Ia juga mengatakan pihaknya bersama nakes (tenaga kesehatan), terus melakukan patroli untuk memantau warga yang menjalani isolasi mandiri.
“Tadi sudah saya jelasin kepada masyarakat, semuanya paham, ibadah agama dilakukan di rumah, untuk Jumatan ditiadakan dua kali, saya sudah rembukan sama ulamanya, dan ketua masjid. Kita berharap lebaran itu sudah clear, udah nol lagi lah,” ungkapnya. (Oka)