DONE

Home / Kumpulan Berita Bangka Belitung / NASIONAL / NEWS / PANGKALPINANG

Senin, 12 April 2021 - 22:17 WIB

Mendapat Mandat dari Presiden RI, Babel Siap Rehabilitasi Mangrove Seluas 16.319 Ha

JAKARTA, LASPELA – Presiden RI Joko Widodo telah mengeluarkan Perpres Nomor 220 Tahun 2020 yang menjadikan Provinsi Bangka Belitung (Babel) bersama 9 provinsi lainnya untuk melaksanakan rehabilitasi mangrove.

Mandat itu disampaikan Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove RI, Hartono kepada Gubernur Kepulauan Babel, Erzaldi Rosman, saat digelar audiensi di Jakarta, Senin (12/4/2021).

“Mandat yang diberikan oleh Presiden RI kepada Badan Restorasi Gambut dan Mangrove melalui Perpres Nomor 120 Tahun 2020 untuk melaksanakan rehabilitasi mangrove di 9 Provinsi, di antaranya Bangka Belitung, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Papua dan Papua Barat,” sebut Hartono.

Pusat sendiri menurut Hartono telah melakukan pemetaan indikatif kondisi ekosistem mangrove nasional dan mendapatkan data, bahwa sekitar 80.761 hektar ekosistem mangrove di Babel dalam kondisi rusak.

Ditargetkan pada tahun 2021, dilakukan rehabilitasi mangrove di Kepulauan Bangka Belitung seluas 16.319 Ha, dengan rincian 3.069 Ha yang berada di kawasan konservasi, sementara 13.250 Ha di luar kawasan konservasi.

Hartono berharap perlu dilaksanakan kegiatan rehabilitasi padat karya berbasis desa dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, terutama pemerintah daerah.

“Lusa, kami akan ke Babel untuk melakukan pengecekan lapangan,” tutupnya.

Sementara, Gubernur Babel, Erzaldi Rosman antusias setelah mendengar paparan pihak Badan Restorasi Gambut dan Mangrove RI terkait rencana restorasi mangrove berdasarkan mandat yang diberikan oleh Presiden RI melalui Perpres Nomor 120 Tahun 2020 di 9 Provinsi, termasuk di Babel.

“Saya akan libatkan masyarakat lokal baik di Bangka maupun Belitung untuk restorasi mangrove ini,” tegas Gubernur Erzaldi.

Erzaldi menyebut jika sukses program ini, Pemprov Babel akan mengembangkan pengelolaan hutan bakau yang memberi manfaat ekonomi kepada masyarakat sekitar, salah satunya budi daya kepiting bakau.

Di samping itu, Erzaldi juga merencanakan lokasi restorasi mangrove akan menjadi lokasi edukasi dan pariwisata dalam pelestarian kawasan pinggiran pantai.

“Kawasan hutan mangrove di Babel harus tetap terjaga kelestariannya, walaupun daerah ini dikenal sebagai daerah tambang,” tutupnya.rill/(wa)

Share :

Baca Juga

Kumpulan Berita Bangka Belitung

Front Jaga Babel (FJB)  Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan Shalawatan

KABUPATEN BANGKA SELATAN

KONI Basel Mantapkan Persiapan Atlet Pada Gelaran Kejurda 2019

KABUPATEN BANGKA

Mulkan : Kendaraan Dinas Boleh Digunakan Selama Lebaran

KABUPATEN BANGKA

Bupati Mulkan Kembali Tinjau Limbah Produksi PT BAA

KABUPATEN BANGKA SELATAN

Erzaldi Ajak Masyarakat Tukak Sadai Jadikan Alqur’an Penuntun Hidup

KABUPATEN BANGKA

Alat Pendeteksi Covid-19 di RSUD Depati Bahrin Hingga Kini Belum Bisa Digunakan

KABUPATEN BANGKA

Turunkan Prevalensi Stunting, Dinkes Bangka Gelar Orientasi Perubahan Perilaku bagi Kader Kesehatan

Kumpulan Berita Bangka Belitung

Melati Erzaldi Resmi Dilantik Sebagai Bunda Forum Anak Bisa Kepulauan Babel
Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d blogger menyukai ini: