Home / BANGKA BELITUNG / Lebaran Idul Fitri, Kebutuhan Uang Masyarakat Diprediksi Naik Hingga 58 Persen

Lebaran Idul Fitri, Kebutuhan Uang Masyarakat Diprediksi Naik Hingga 58 Persen

PANGKALPINANG, LASPELA – Kebutuhan uang di masyarakat menjelang Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah naik hingga 58 persen.

Hal ini diungkapkan Tantan Heroika selaku Kepala Bank Indonesia (BI) Cabang Bangka Belitung, saat memberikan kata sambutan pada kegiatan “Rupiah Untuk Negeri” yang digelar di halaman Bank Muamalat Cabang Pangkalpinang, Senin (20/5/2019).

Menurut Tantan, kenaikan kebutuhan uang masyarakat naik secara signifikan dari tahun kemarin. “Prediksi kebutuhan kita tahun ini naik 58 persen dan ini cukup signifikan,” terangnya.

Pada Idul Fitri tahun lalu, kebutuhan uang masyarakat hanya Rp1,004 triliun ditahun ini naik hingga Rp1,650 triliun.

Kenaikan kebutuhan uang ini pun dijelaksan Tantan merupakan suatu yang bagus bagi indikator ekonomi.

“Karena cerminan dari kebutuhan uang yang semakin meningkat, menunjukkan bahwa perekonomian Babel juga memiliki kondisi ekonomi yang bagus,” jelasnya.

Untuk itu dengan naiknya permintaan kebutuhan uang, BI berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya.

“Baik dari jumlah uangnya, dan uang recehannya,” tutur Tantan. (dnd)

About wahyulaspela

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish