Home / BANGKA BELITUNG / Pelatihan Kewirausahaan Tingkatkan Daya Saing Ekonomi Kerakyatan
Suasana berlangsungnya pelatihan wirausaha yang digagas Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Babel di Belitung Timur. (Istimewa)

Pelatihan Kewirausahaan Tingkatkan Daya Saing Ekonomi Kerakyatan

BELTIM, LASPELA- Untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan, berbagai upaya perlu dilakukan. Salah satu langkah yang dilakukan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi ialah dengan menggelar pelatihan ketrampilan Mobile Training Unit Kejuruan Furniture Alumunium dan menjahit.

Kegiatan diikuti sebanyak 32 peserta dari masyarakat Kabupaten Belitung Timur (Beltim) dan digelar di Kantor Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disnakerkop) Kabupaten Beltim, Rabu (12/7/2017).

Kegiatan yang berlangsung selama 24 hari tersebut bertujuan agar peserta mendapat pengetahuan dan ketrampilan sehingga diharapkan dapat meningkatkan usaha ekonomi masyarakat, mempunyai kompetensi serta kemandirian.

“Pelatihan ini merupakan upaya mempersiapkan tenaga kerja yang siap kerja sehingga nantinya dapat meningkatkan usaha ekonomi kerakyatan,” kata Ari Fadillah, Kasi Pelatihan dan Perencana BLKI Babel.

Sekretaris Dinas Disnakerkop Beltim, Herial, menyatakan, pelatihan kewirausahaan melalui Mobile Training Unit (MTU) ini merupakan wujud kepedulian pemerintah dalam membantu masyarakat yang mempunyai arah minat usaha mandiri, sehingga diharapkan dapat menopang keberadaan ekonomi keluarga dengan berbagai usahanya.

“Kita patut bersyukur karena kegiatan ini dapat menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat. Di Beltim saja, jumlah angka pengangguran tahun 2016 sebanyak 1550 orang. Sedangkan pencari kerja di tahun 2017 mencapai 443 orang,” ungkap Herial.

Herial berharap, adanya kegiatan pelatihan ini peserta dapat memanfaatkan peluang dengan berwirausaha mandiri agar bisa sukses.

“Manfaatkan peluang ini untuk menciptakan kegiatan ekonomi masyarakat dengan menjadi wirausaha muda, jangan hanya mengandalkan lapangan kerja formal karena itu sangat terbatas.

Untuk para ibu-ibu yang menjahit, pelatihan ini adalah peluang yang baik dan semoga dapat memberi manfaat bagi keluarga,”tandas Herial. (*/stf)

Editor: Stefanus H. Lopis

 

 

About stefanuslopis

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d bloggers like this: