Home / BANGKA BELITUNG / Pejabat Babel Tanda Tangani Pakta Integritas Optimalisasi Pelaksanaan Tupoksi
Sekda Babel Yan Megawandi menandatangi pakta integritas disaksikan Gubernur Babel Erzaldi Rosman (dua kiri) dan perwakilan dari KPK, BPK Babel, dan BPKP. Foto: Humas

Pejabat Babel Tanda Tangani Pakta Integritas Optimalisasi Pelaksanaan Tupoksi

PANGKALPINANG, LASPELA- Sebanyak 49 Pejabat dari Eselon I dan II di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) menandatangani Pakta Integritas untuk mengoptimalisasi pelaksanaan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Penandatanganan yang dilakukan di Ruang Pasir Padi Lantai III Kantor Gubernur Babel, Senin (5/6/2017), disaksikan Gubernur Babel, Erzaldi Rosman, perwakilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Babel dan Kepala Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Babel.

Gubernur Erzaldi Rosman dalam sambutannya mengatakan, penandatanganan pakta integritas yang dilakukan guna mendorong Pejabat Eselon I dan II untuk menjalankan fungsi dan tugasnya dengan sebaik-baiknya.

Apabila tidak bisa menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik, lajut Gubernur,  maka Pemprov Babel akan menindak tegas sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

“Sanksinya  sesuai aturan. Misalnya Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak mampu menjalankan fungsi dan tugasnya, berati tidak perlu jadi kepala dinas. Pakta yang sudah ditandatangani, berarti  bapak, ibu sudah berjanji sama saya. Tidak ada alasan untuk dilanggar. Pelanggaran apabila dilakukan maka akan siap menerima konsekuensinya,” tegas mantan Bupati Bangka Tengah ini.

Gubernur berharap para Kepala OPD yang sudah melakukan penandatanganan pakta integritas segera memberikan arahan dan pembinaan kepada pegawai di lingkungan OPD masing-masing.

Untuk mengontrol hal itu, lanjut Gubernur, dirinya menugaskan dua orang di masing-masing OPD untuk mengontrol kinerja yang berada di OPD tersebut.

“Saya berharap pakta intergritas yang sudah di tandatangani ini, diturunkan dari kepala OPD sampai ke bawah. Bapak dan ibu menjadi Pemimpin di OPD nya dan saya akan meminta dua orang sebagai pelapor untuk melapor apapun ketika Kepala OPD nya tidak sesui dengan Pakta Integritas yang di tandatangani,” tandasnya.

Ditambahkan Erzaldi, penerapan dua orang tersebut selain mengontrol aktifitas di OPD, diharapkan nantinya akan menjadi stimulant ke arah lebih baik.

“Kita mengontrol diri kita sendiri tidak perlu insepktorat bekerja keras. Ini sistem yang kita buat, semoga sistem ini akan memberikan pelayanan yang optimal dan sangat baik kepada masyarat,” harap Erzaldi.

Di akhir arahanya Gubernur Erzaldi menyampaikan keinginanya membuat Satgas Pelatihan Work Sop Pakta Integritas.

“Saya berkeinginan dalam waktu dekat membuat satgas pelatihan Worksop Integritas. Saya yakin dan percaya apa yang kita lakukan akan menjadi lebih baik ke depannya,” pungkasnya.

Sumber: humas.babelprov.go
Editor   : Stefanus H. Lopis 

About Stefanus Laspela

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d bloggers like this: