Home / EDU-BUDAYA / Gempa Aceh, Puluhan Sekolah Rusak dan 3 Pendidik Meninggal
Warga menyaksikan plafon sekolah dasar desa Neubok Badeuk -II ambruk akibat gempa berkekuatan 5,6 SR Kecamatan Trangse, Pidie, Aceh, Selasa (22/10). (foto: Antara)

Gempa Aceh, Puluhan Sekolah Rusak dan 3 Pendidik Meninggal

Kemendikbud Akan Renovasi 

JAKARTA, LASPELA- Puluhan sekolah yang terdiri atas 19 sekolah dasar (SD), 11 sekolah menengah pertama (SMP), satu sekolah menengah atas (SMA), dan tiga sekolah menengah kejuruan (SMK) mengalami kerusakan akibat gempa 6,5 SR yang mengguncang Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, pada Rabu 7 Desember 2016 pagi.

“Sementara, ada tiga pendidik dan tenaga kependidikan yang meninggal dunia yakni Ibu Sakdiah Guru SDN 1 Trienggadeng, Ibu Rita Zahra Guru TK dan Pak Basri Penjaga Sekolah SMAN 1 Trienggadeng,” ujar Staf Khusus Mendikbud Bidang Komunikasi Publik, Nasrullah, di Jakarta, Kamis (8/12/2016).

Nasrullah menjelaskan, hari ini Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy akan menjenguk korban dari kalangan siswa dan guru yang menjadi korban gempa bumi itu.

“Kemdikbud juga memastikan sekolah terdampak gempa segera direnovasi agar bisa dipakai,” tuturnya.

Kemendikbud memperkirakan jumlah sekolah yang rusak akibat gempa akan semakin bertambah. “Tim Kemendikbud sedang mendata, jumlah sekolah yang rusak. Kemungkinan besar jumlahnya semakin bertambah,” kata Nasrullah.

Gempa bumi 6,5 SR mengguncang Pidie Jaya pada Rabu pagi. Akibat gempa bumi tersebut sekitar 94 orang tewas dan lebih dari 200 warga mengalami luka-luka.

Sumber: Okezone.com

 

About Stefanus Laspela

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d bloggers like this: