Home / BANGKA BELITUNG / City Tour, Ajang Memperkenalkan Destinasi Wisata Pangkalpinang | BANGKA BELITUNG

City Tour, Ajang Memperkenalkan Destinasi Wisata Pangkalpinang | BANGKA BELITUNG

LASPELA, Pangkalpinang – Salah satu agenda yang di tunggu-tunggu peserta Pangkalpinang Travel Mart 2016 ialah city tour, dimana peserta terdiri dari para Buyer yang berasal dari sleuruh Indonesia diajak berkeliling kota Pangkalpinang oleh panitia untuk memperkenalkan destinasi wisata yang ada di Kota Timah tersebut.

Dengan membawa guide atau pemandu wisata yang disiapkan oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kota Pangkalpinang, perjalanan city tour dimulai dari kunjungan peserta ke museum timah untuk diperkenalkan mengenai sejarah per-timah di Bangka Belitung. Kegiatan ini merangsang antusia peserta untuk terus bertanya mengenai sejarah-sejarah tentang foto, benda dan tulisan yang ada di museum timah

Untuk berkeliling kota Pangkalpinang, pihak panitia sengaja menyediakan mobil bus tempo dulu jenis Pownis untuk ditumpangi para buyer, pownis ini merupakan bus yang sangat familiar pada era tahun 1980an dimana para buyer menumpangi mobil pownis yang lengkap dengan sopir pownis yang pernah menggunakan angkutan umum kuno tersebut hingga sekarang.

Kegembiraan para buyer seakan tak terbendung lagi ketika bus pownis melaju dengan sedikit kencang mengelilingi Kota Pangkalpinang, mereka berteriak kegirangan dan bahkan selfie didalam bus tempo dulu tersebut.

Para buyer juga mengunjungi destiani batik yang menjual kain dan pakaian asli Bangka, salah satunya kain cual Bangka. Banyak para buyer membeli cindera mata sebagai oleh-oleh dari galeri batik Bangka ini.

Usai menngunjungi destiani batik, buyer pun diajak mengunjungi masjid Jami’
Pangkalpinang selanjutnya mengelilingi tempat wisata tempo dulu yang ada di Kota Pangkalpinang dengan ditemani bus tempo dulu.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Pangkalpinang, Akhmad Elvian mengatakan, tema Pangkalpinang Travel Mart kedua ini ialah “Pangkalpinang Tempo Doeloe” yang memiliki makna mengingatkan warga Pangkalpinang dan Bangka untuk menghargai masa lalu agar dapat merayakan masa depan. (ar/naf).

About Yudhie Laspela

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d bloggers like this: